Gatranews.id

Selamat Datang di Portal Berita Gatranews.id

Ormas dan Sayap Partai Golkar DKI Perkuat Konsolidasi Jelang HUT Ke-81 RI

Organisasi masyarakat (ormas) Hasta Karya dan sayap Partai Golkar DKI Jakarta memperkuat konsolidasi internal melalui Sarasehan Kebangsaan yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Kamis (7/8/2026).

Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan menyusun kerja bersama yang lebih dekat dengan masyarakat. Konsolidasi dilakukan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menghadapi agenda politik Pemilu 2029.

Ketua Penyelenggara Sarasehan Kebangsaan, Tuparjo, S.H., mengatakan penyatuan langkah antara organisasi Hasta Karya dan sayap Partai Golkar diperlukan agar kerja-kerja organisasi dapat berjalan lebih terarah.

“Sarasehan ini menjadi momentum untuk menyatukan seluruh organisasi Hasta Karya dan sayap Partai Golkar DKI Jakarta agar bisa berkolaborasi dan memperkuat kerja-kerja organisasi. Konsolidasi ini juga bagian dari persiapan menuju target kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2029,” ujar Tuparjo.

Menurut Tuparjo, penguatan koordinasi perlu dilakukan sejak dini agar seluruh unsur organisasi memiliki arah dan agenda yang selaras. Selain konsolidasi internal, momentum bulan kemerdekaan juga akan diisi dengan sejumlah kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta membangun kedekatan organisasi dengan warga.

Bendahara Bidang DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Berlian Benyamina Rungkat, B.BA., S.Sos., menilai soliditas organisasi menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi agenda politik ke depan. Namun, menurut dia, kekuatan partai tidak cukup dibangun melalui konsolidasi internal.

“Soliditas organisasi menjadi hal yang penting. Tetapi kemenangan partai tidak cukup hanya dengan konsolidasi internal. Yang paling penting adalah bagaimana organisasi hadir dan melakukan kerja nyata di tengah masyarakat,” kata Berlian.

Sementara itu, H. Basri Baco, S.E., M.M., menekankan pentingnya menjaga kekompakan seluruh unsur organisasi sekaligus memastikan konsolidasi menghasilkan kerja yang dirasakan masyarakat.

“Konsolidasi ini jangan hanya berhenti pada pertemuan dan pembahasan internal. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh organisasi bisa bergerak bersama, hadir di tengah masyarakat, dan memberikan manfaat melalui kerja-kerja nyata,” ujar Basti Baco.

Menurut Basri Baco, momentum peringatan kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan begitu, keberadaan organisasi tidak hanya terlihat dalam agenda politik, tetapi juga melalui kontribusi konkret di lingkungan warga.

Karena itu, kegiatan sosial yang direncanakan selama bulan kemerdekaan dinilai dapat menjadi ruang bagi organisasi untuk menunjukkan kontribusi secara langsung. Pendekatan tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan antara struktur organisasi dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Penguatan konsolidasi dinilai penting karena Partai Golkar mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda politik 2029. Namun, kerja organisasi tidak hanya diarahkan pada kepentingan elektoral, melainkan juga pada aktivitas sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui Sarasehan Kebangsaan tersebut, ormas Hasta Karya dan sayap Partai Golkar DKI Jakarta berupaya memperkuat koordinasi internal sekaligus meningkatkan kerja sosial sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *