July 4, 2026

PW KB PII Kalbar Dukung Program Prabowo, Ajak Ormas Cegah Hoaks

  • July 2, 2026
  • 2 min read
PW KB PII Kalbar Dukung Program Prabowo, Ajak Ormas Cegah Hoaks



Pengurus Wilayah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PW KB PII) Kalimantan Barat menyatakan dukungan terhadap program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Organisasi tersebut juga mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) berperan aktif menyosialisasikan kebijakan pemerintah guna mencegah penyebaran hoaks di tengah masyarakat.


Ketua Umum PW KB PII Kalimantan Barat, Muhammad Zainur Shafa, mengatakan sikap tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KB PII, Nasrullah Larada, yang disampaikan dalam Musyawarah Wilayah KB PII Jawa Tengah di Semarang beberapa waktu lalu.


Zainur menilai berbagai program pemerintah perlu mendapat dukungan karena ditujukan untuk kepentingan masyarakat.


“Program-program yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo sangat berpihak pada kepentingan rakyat,” kata Zainur dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).


Meski demikian, ia menilai masih terdapat kendala dalam penyampaian informasi mengenai program strategis pemerintah kepada masyarakat. Kondisi tersebut, menurut dia, berpotensi memunculkan kesalahpahaman hingga dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar.


Karena itu, Zainur mengajak organisasi kemasyarakatan ikut mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Ormas memiliki tanggung jawab untuk ikut menyosialisasikan program pemerintah agar tidak dipelintir menjadi hoaks,” ujarnya.


Selain itu, Zainur mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset negara. Menurut dia, kebijakan tersebut perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.


“Saya mengapresiasi keberanian Presiden Prabowo dalam menindak pelaku korupsi,” ucapnya.


Di sisi lain, ia mengakui pelaksanaan program pemerintah masih memiliki berbagai tantangan, termasuk potensi penyimpangan di tingkat teknis. Namun, ia menilai hal tersebut seharusnya disikapi melalui pengawasan dan kritik yang membangun.


“Kritik yang konstruktif jauh lebih bermanfaat daripada protes yang menghambat jalannya pembangunan,” tutur Zainur.


Ia berharap masyarakat memberikan kesempatan kepada pemerintahan yang berjalan untuk menuntaskan program-program yang telah dirancang hingga akhir masa jabatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *