
Warisan Kebijakan Manipulatif Jokowi Dinilai Membahayakan Bangsa
Jakarta, Gatranews.id – Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai manipulatif dan koruptif.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga membahayakan masa depan bangsa secara sistemik.
Anthony menyebut kebijakan Jokowi telah menciptakan kerusakan sistemik yang baru disadari oleh masyarakat luas. Salah satu contohnya adalah pengelolaan laut yang, menurut Anthony, dikapling dan diterbitkan sertifikat demi kepentingan oligarki.
“Kami sejak lama mengkritisi dan mengungkap dugaan pelanggaran hukum dan konstitusi yang dilakukan Jokowi,” ujar Anthony.
Anthony bersama almarhum Desmond Mahesa, salah satu aktivis senior, mendokumentasikan dugaan pelanggaran hukum oleh Presiden Jokowi dalam buku berjudul Pemakzulan Presiden. Buku tersebut mengupas berbagai kebijakan yang dinilai manipulatif selama periode 2020-2022.
“Dalam buku itu, kami menguraikan berbagai pelanggaran yang dilakukan Jokowi, termasuk kebijakan publik yang bersifat manipulatif dan merugikan keuangan negara,” jelas Anthony. Ia menegaskan bahwa pelanggaran tersebut membuat Jokowi layak dimakzulkan.
Anthony mengungkapkan bahwa kelompoknya, bersama Petisi 100, telah berupaya menyampaikan aspirasi pemakzulan Jokowi kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun, menurutnya, permohonan audiensi tersebut tidak pernah ditanggapi.
“Kami sempat diterima oleh perwakilan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang berjanji akan menyalurkan aspirasi kami ke DPR. Namun, upaya itu juga tidak membuahkan hasil,” tambahnya.
Desakan Penegakan Hukum
Anthony menekankan pentingnya memproses dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Jokowi secara hukum.
“Semua dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Jokowi harus segera diproses hukum demi menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Anthony.
Ia menegaskan bahwa kebijakan yang dibuat Jokowi masuk dalam kategori Organized Crime and Corruption (OCC).
Anthony berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi para politisi dan elite politik untuk senantiasa taat terhadap hukum dan konstitusi.
You may also like
Archives
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply