Skip to content

Menu

  • About
  • Beranda
  • Blog
  • Blog
  • Cart
  • Cart
  • Cart
  • Checkout
  • Checkout
  • Checkout
  • Contact
  • Home
  • Home test
  • Home Two
  • Load More
  • My account
  • My account
  • My account
  • Sample Page
  • Sample Page
  • Shop
  • Shop
  • Shop
  • Slider

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024

Calendar

October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Categories

  • Ekonomi & Bisnis
  • Environment
  • Fashion
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Regional
  • Religi
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized

Copyright Gatranews.id 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress

Gatranews.id
  • About
  • Beranda
  • Blog
  • Blog
  • Cart
  • Cart
  • Cart
  • Checkout
  • Checkout
  • Checkout
  • Contact
  • Home
  • Home test
  • Home Two
  • Load More
  • My account
  • My account
  • My account
  • Sample Page
  • Sample Page
  • Shop
  • Shop
  • Shop
  • Slider
You are here :
  • Home
  • Religi
  • Harlah ke-69 JATMAN, Ali Masykur Ajak Warga NU Kembali Menekuni Tarekat
Written by Tim Redaksi GatraNewsOctober 15, 2026

Harlah ke-69 JATMAN, Ali Masykur Ajak Warga NU Kembali Menekuni Tarekat

Religi Article

Jakarta, Gatranews.id – Mudir Ali Idarah Aliyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), KH Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) untuk kembali menekuni tarekat. Menurut dia, laku spiritual tersebut penting untuk menjernihkan hati dan memperkuat kehidupan ruhani di tengah berbagai tantangan zaman.

Ajakan itu disampaikan Ali Masykur dalam Puncak Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-69 JATMAN di Plaza Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (13/10) malam.

“Dengan segala hormat, saya mengajak keluarga besar NU mulai sekarang harus siap-siap bertarekat,” ujar Ali Masykur di hadapan jamaah.

Ia menilai, pendidikan ruhani perlu mendapat perhatian lebih besar. Sebab, pendidikan modern cenderung menitikberatkan pada kecerdasan kognitif dan keterampilan teknis, sedangkan dimensi spiritual kerap terabaikan.

Padahal, menurut Ali Masykur, hati memiliki peran penting dalam menentukan tindakan dan keputusan seseorang. Kejernihan hati diperlukan agar setiap amal tidak hanya didasarkan pada pertimbangan lahiriah, tetapi juga pada kesadaran spiritual.

“Kalau hati itu jernih, maka seluruh pengambilan keputusan, seluruh tindakan yang diamalkan adalah bicara dengan hati,” katanya.

Ali Masykur juga mengingatkan bahwa perilaku seseorang berkaitan erat dengan kondisi hatinya. Ia menilai, pelanggaran terhadap syariat tidak selalu berawal dari persoalan yang tampak secara lahiriah, tetapi dapat bersumber dari hati yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Banyak orang yang salah, melanggar syariat, itu bukan karena matanya yang buta, tapi sungguh yang buta adalah hatinya,” tuturnya sembari mengutip Surah Al-Hajj ayat 46.

Tarekat dan Pendidikan Hati di Lingkungan NU

Ali Masykur menegaskan, tarekat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi NU. Menurut dia, praktik spiritual tersebut juga menjadi inspirasi bagi para pendiri NU dalam membangun gerakan organisasi di bawah bimbingan Syekhona Kholil Bangkalan.

“Maka dengan demikian, tarekat adalah amalan dari Nahdlatul Ulama yang menjadi inspirasi dari para muassis di bawah pimpinan sang guru Kiai Kholil Bangkalan,” ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin juga menekankan pentingnya pengelolaan hati dalam membangun organisasi. Ia mengatakan, persatuan menjadi salah satu syarat utama kemajuan organisasi dan hanya dapat terwujud apabila hubungan batin antaranggota terjaga.

Menurut Gus Kikin, semangat persatuan tersebut tercermin dalam perjuangan Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari ketika mendirikan NU hingga membangun Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) untuk melawan kolonialisme. Nilai itu, kata dia, sejalan dengan semangat persatuan yang terkandung dalam Qanun Asasi NU.

“Tampaknya itu apa yang ada di Qanun Asasi, yang disebut hati itu tersambung bukan hanya di kalangan umat Islam yang mengikuti paham Ahlussunnah wal Jama’ah, bahkan paham yang berbeda-beda pun ikut,” kata Gus Kikin.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, itu juga menyoroti pentingnya melatih spiritualitas dalam menjalankan ibadah. Tanpa pembiasaan laku tasawuf, seseorang dapat kehilangan fokus ketika beribadah karena pikirannya masih dipenuhi urusan duniawi.

“Nah ini kalau tidak diasah, shalatnya itu susah, baru takbiratul ihram itu sudah ingat macam-macam. Enggak tersambung dengan Allah,” ujarnya.

Gus Kikin menjelaskan, shalat semestinya menjadi sarana untuk mencegah seseorang melakukan perbuatan tercela. Karena itu, ia mendorong JATMAN mengambil peran lebih besar dalam memperkuat pendidikan ruhani di lingkungan NU.

“Ini kita harus lebih serius lagi di dalam melakukan pendidikan hati ini, dan yang bisa melakukan dengan serius itu adalah JATMAN ini,” katanya.

Sebelumnya, Gus Kikin menghadiri puncak tasyakuran Harlah ke-69 JATMAN sekaligus melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi tersebut dalam mengawal tradisi tasawuf di lingkungan NU.

Prosesi itu didampingi Mudir Ali Idarah Aliyyah JATMAN KH Ali Masykur Musa, Sekretaris Umum JATMAN KH Ali M Abdillah, Koordinator Lajnah Mubahatsah Masail Ash-Shufiyah JATMAN Syekh Rohimuddin Nawawi al-Bantani, serta Rais Syu’biyyah JATMAN Jombang Dr KH Abdul Kholiq Hasan.

You may also like

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Salman Al-Farisi, Sahabat Cerdas dari Persia yang Mengubah Jalannya Perang Khandaq

Doa Nabi untuk Anas bin Malik: Kisah Sahabat yang Diberkahi Harta, Keturunan, dan Umur Panjang

Tags: Harlah, JATMAN, NU

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024

Calendar

October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Categories

  • Ekonomi & Bisnis
  • Environment
  • Fashion
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Regional
  • Religi
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized

Copyright Gatranews.id 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress