
Sarah Azhari Ungkap Trauma Rekaman Terlarang di Tahun 2002 yang Masih Membekas
Jakarta, Gatranews.id – Pada tahun 2002, Sarah Azhari mengalami peristiwa kelam yang masih meninggalkan trauma mendalam hingga kini. Saat itu, ia direkam secara diam-diam ketika berganti baju di toilet sebuah lokasi casting. Rekaman tersebut bahkan diperjualbelikan dalam bentuk VCD, sehingga membuatnya tertekan secara psikologis. Meski sudah berlalu lebih dari satu dekade, artis yang kini berusia 48 tahun itu mengaku masih merasakan dampak berat dari kejadian tersebut. Sarah menyebut peristiwa itu hampir membuatnya meninggalkan dunia hiburan, bahkan sempat membuatnya takut keluar rumah.
Dia merasa ada pihak yang ingin menghancurkan kariernya. “Itu zaman dulu ya. Mungkin kamu belum lahir kali ya. Atau kamu waktunya masih kecil. Pernah ada kejadian seperti itu. Itu menakutkan, saya sampai tidak berani keluar rumah,” ujar Sarah Azhari usai mengisi sebuah program TV di kawasan Tendean, Jakarta Selatan. Tidak hanya dirinya, adiknya pun terkena imbas. “Itu bukan hanya menghancurkan saya, tapi juga menghancurkan adik saya, terutama adik laki-laki. Ibu saya pernah bilang sama saya, dia malu teman-teman punya VCD itu, dia malu teman-temannya punya VCD itu, temannya tidak tahu kalau saya kakaknya dia,” kata Sarah.
Sarah berusaha menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran berharga. Berkat dukungan keluarga, ia tetap memilih bertahan dan melanjutkan karier di dunia entertainment yang telah membesarkan namanya. “Biar bagaimanapun, dunia hiburan yang membesarkan saya. Di situ saya belajar menjadi dewasa dan menerima apa itu arti kehidupan,” katanya. Ia juga menanggapi berbagai pertanyaan soal penyesalan. “Jadi kesannya tuh, ‘Apakah Anda menyesal? Apakah Anda menyesal?’ Selalu seperti itu pertanyaannya. Ya kalau dibilang menyesal, kalau memang ada masalah, pasti ada sedikit penyesalannya. Tapi bukan berarti saya akan berhenti, begitulah,” ungkapnya.
Meski berat, kejadian itu membuat Sarah lebih waspada terhadap segala bentuk eksploitasi. “Itu eksploitasi sih. Dan itu sangat merugikan seseorang. Ya udah, itu merupakan pelajaran. Sesuatu yang sudah lewat, biarkan lewat, tapi jadikan pelajaran. Jadikan pelajarannya apa? Bukan buat saya aja, tapi buat orang-orang lain juga. Jangan sampai terjadi seperti itu,” tutupnya.
You may also like
Archives
- October 2026
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply