
Penyaluran KUR ke Sektor Produksi Capai 60,6 Persen, Menteri Maman: Melebihi Target
Jakarta, Gatranews.id – Menteri UMKM, Maman Abdurahman menyebut, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tahun 2025 ini menunjukkan capaian positif.
Berdasarkan data Kementerian UMKM, hingga Oktober 2025, tercatat penyakuran KUR mencapai Rp218 triliun atau sekitar 72,6%. Adapun jumlah debiturnya mencapai 3,7 juta orang dengan 1,08 juta debitur graduasi dan 1,05 juta debitur baru.
Maman menyebut, dari Rp218 triliun itu, Rp132,5 triliun atau sekitar 60,6% di antaranya disalurkan untuk sektor produksi. Capaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah penyaluran KUR.
“Alokasi KUR tahun ini plafonnya Rp300 triliun. Target sektor produksi 60%. Sekarang kita sudah melebihi target,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa capaian ini berdampak prositif pada penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan data BRIN, KUR berdampak pada penyerapan tenaga kerja dengan rata-rata dua hingga tiga orang per debitur.
“Jadi kalau kita hitung, penyerapan tenaga kerjanya bisa 7 sampai 9 juta orang dari dampak KUR ini,” ucapnya.
Meski begitu, Maman menyebut bahwa pencapaian ini tidak mudah. Lantaran, dalam menyalurkan KUR pada sektor produksi membutuhkan perubahan pola pikir bank penyalur.
“Kalau mencari nasabah debitur untuk kebutuhan konsumtif itu mudah. Tapi kalau di sektor produktif susah karena harus ada business plan dan kesiapan usaha,” jelasnya..
Menurutnya, semakin besar porsi KUR ke sektor produktif, semakin besar pula efek ekonomi yang ditimbulkan.
“Semakin tinggi di sektor produksi maka semakin bagus karena efek ekonominya seperti lapangan kerja dan peningkatan daya saing UMKM,” katanya.
You may also like
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply