
Pemerintah Belum Bisa Pastikan Kelanjutan Subsidi Konversi Motor Listrik
Jakarta, Gatranews.id – Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi menyinggung kelanjutan pemberian subsidi konversi motor listrik pada tahun 2025 ini.
Menurutnya, hingga saat ini Kementerian ESDM masih melakukan pengkajian ulang kebijakan itu. Pembahasannya pun masih berfokus pada alokasi anggaran untuk subsidi.
“Pastinya akan dilanjutkan. Tetapi pendanaan insentifnya, apakah ada lagi atau enggak, itu yang kita belum tahu. Karena efisiensi anggaran,” katanya dalam acara Beyond Zero: Carbon Neutrality (CN) Mobility Event oleh Toyota di Jakarta, Jumat (14/2).
Berdasarkan data Kementerian ESDM, subsidi konversi motor listrik di tahun 2024 mencapai 1.111 unit. Adapun jumlah pengajuannya mencapai 1.210 unit. Sedangkan realisasi konversi motor listrik untuk kementerian/lembaga dan pemerintah daerah sebanyak 50 unit.
Sebelumnya, pemerintah memberikan subsidi untuk program ini sebesar Rp16 juta per unit. Angka ini berasal dari subsidi murni pemerintah sebesar Rp10 juta, dan CSR perusahaan Rp6 juta.
Ia menyebut, hingga saat ini pemerintah masih melakukan dialog dengan sejumlah perusahaan terkait keberlanjutan program ini.
“Saya kemarin minta teman-teman yang dari perusahaan-perusahaan yang membantu CSR-nya. Karena sekarang sudah bergerak, kendaraan motor bensin kemarin dikasih insentif Rp10 juta plus dana CSR dari perusahaan sekitar Rp5 jutaan lah untuk beli baterainya. Jadi ada tambahan insentif Rp15 juta. Ya Alhamdulillah,” jelasnya.
You may also like
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply