Keisya Levronka rilis album kedua “Rombak”, hadir lebih bebas dengan nuansa pop rock
Penyanyi Keisya Levronka resmi merilis album keduanya bertajuk Rombak pada 24 April 2026. Album ini menjadi penanda perubahan signifikan dalam perjalanan musiknya, dengan menghadirkan eksplorasi yang lebih bebas dan berani dibandingkan karya sebelumnya.
Setelah dikenal luas lewat lagu-lagu ballad emosional seperti “Tak Ingin Usai”, Keisya kini mencoba keluar dari zona nyaman dengan mengusung warna musik pop rock yang lebih energik. Album Rombak disebut sebagai representasi fase baru dirinya yang lebih mengenal jati diri sebagai musisi.
“Kenapa ‘Rombak’? Karena ini berbeda banget dari album aku yang pertama. ‘Rombak’ ini artinya tidak terikat, jadi ini adalah aku yang lebih bebas dan lebih eksplorasi,” ujar Keisya dalam sesi listening party di Jakarta.
Album ini menghadirkan total delapan lagu, termasuk sejumlah karya baru serta versi aransemen ulang dari lagu sebelumnya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah “Tak Pantas Terluka (Lagi)”, yang kini dihadirkan dalam versi pop rock setelah sebelumnya dikenal sebagai lagu ballad.
Dalam proses kreatifnya, Keisya mengaku terinspirasi oleh berbagai musisi dan band, mulai dari Avril Lavigne hingga grup musik lokal era 2000-an seperti Vierra dan Geisha. Nuansa tersebut terasa kuat melalui dominasi gitar dan aransemen full band yang menjadi ciri khas album ini.
Tidak hanya menghadirkan warna musik baru, album Rombak juga tetap mempertahankan kekuatan emosional yang selama ini menjadi ciri khas Keisya. Ia tetap menyampaikan cerita personal melalui lirik-lirik yang jujur, namun dikemas dalam energi yang lebih dinamis.
Keisya juga mengakui bahwa proses adaptasi ke genre baru bukan tanpa tantangan. Ia sempat mengalami kesulitan dalam menyesuaikan teknik vokalnya, terutama saat membawakan lagu dengan aransemen yang lebih upbeat.
Secara keseluruhan, album ini diproyeksikan menjadi jembatan antara dua generasi pendengar. Di satu sisi menghadirkan nostalgia pop rock era 2000-an, sementara di sisi lain tetap relevan dengan selera generasi muda saat ini.
Dengan perilisan Rombak, Keisya Levronka menegaskan posisinya sebagai salah satu solois muda yang terus berkembang di industri musik Indonesia. Transformasi musikal yang dihadirkan melalui album ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pendengar sekaligus memperkuat identitas artistiknya.
