
KOWANI Rayakan HUT Ke-81 RI, Dorong Perempuan Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kantor KOWANI, Jalan Imam Bonjol Nomor 58, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dibuka Ketua Umum KOWANI periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto. Beragam kegiatan digelar, mulai dari lomba memasak berbahan dasar tempe dan ikan, menghias tumpeng, senam, line dance, vaksinasi HPV, layanan kesehatan dengan harga terjangkau, hingga pembagian bibit tanaman buah dan tempe.
Nannie mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum HUT ke-81 RI harus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengisi kemerdekaan melalui karya, persatuan, kebersamaan, dan kontribusi nyata.
“Kemerdekaan bukan hanya untuk memperingati 17 Agustus saja, tetapi kemerdekaan adalah amanah yang harus kita isi dengan karya, persatuan dan kebersamaan, serta semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Nannie.
Mengusung nuansa merah putih, kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota KOWANI serta perwakilan organisasi perempuan yang tergabung dalam KOWANI.
Selain merayakan HUT ke-81 RI, Gebyar Kemerdekaan juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan semangat gotong royong antarorganisasi perempuan.
Angkat Potensi Pangan Lokal
Semangat pemanfaatan pangan lokal salah satunya diwujudkan melalui lomba memasak dengan bahan dasar tempe dan ikan.
Lomba tersebut diikuti perwakilan sejumlah organisasi perempuan, di antaranya Dian Kemala, Ikapurna, Ibu-Ibu Anak-Anak Langit, Yatnawati, Wanita PUI, PIKAT, PEPEKRAF, Perwanas, dan Cahaya Landara Nusantara.
Para peserta ditantang mengolah tempe dan ikan menjadi hidangan kreatif dengan cita rasa terbaik. Aspek rasa menjadi salah satu perhatian dalam penilaian, selain kreativitas mengolah dan menyajikan makanan.
Proses penjurian juga melibatkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI). Kehadiran juri profesional diharapkan dapat memberikan penilaian secara objektif sekaligus mendorong peserta menampilkan kreasi terbaik.
Selain lomba memasak, peserta juga mengikuti lomba menghias tumpeng. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Maxim Perkuat Interaksi dengan Masyarakat
Gebyar Kemerdekaan KOWANI turut mendapat dukungan dari Maspion Group melalui divisi Maxim.
Marketing Communication Maspion Group Divisi Maxim, Anwar, mengatakan kehadiran Maxim menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sejumlah produk dan brand di bawah naungan Maspion Group kepada masyarakat.
Menurut dia, Maxim merupakan salah satu brand yang telah lama hadir di Indonesia. Selain Maxim, Maspion Group memiliki berbagai lini usaha dan brand yang bergerak di sejumlah bidang, termasuk aluminium, baja, dan kebutuhan elektrik.
“Kami ingin memperkenalkan beberapa brand kami. Maxim merupakan brand yang dimiliki Maspion Group dan sudah lama hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia,” ujar Anwar.
Ia mengatakan, keterlibatan dalam kegiatan yang melibatkan perempuan dan keluarga tersebut juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk membangun interaksi langsung dengan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan produk dan brand yang kami miliki,” katanya.
Kehadiran Maxim juga melengkapi rangkaian lomba memasak melalui cooking demo, games, dan sesi interaksi bersama peserta.
Dorong Kemandirian Pangan Keluarga
Semangat ketahanan pangan juga terlihat dari pembagian bibit tanaman buah kepada peserta dan masyarakat.
Pembagian bibit tersebut diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.
KOWANI juga membagikan tempe sebagai bagian dari kampanye pemanfaatan pangan lokal yang mudah ditemukan dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bagi KOWANI, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga kemampuan keluarga dan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar.
Kesehatan Perempuan Jadi Perhatian
Aspek kesehatan turut menjadi bagian dari Gebyar Kemerdekaan KOWANI. Dalam kegiatan tersebut, disediakan vaksinasi HPV dan layanan kesehatan dengan harga terjangkau.
Langkah tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran perempuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan penyakit.
KOWANI juga menggelar senam rutin setiap Rabu pagi sebagai bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat. Pada momentum Gebyar Kemerdekaan, kegiatan olahraga tersebut dilengkapi dengan lomba senam dan line dance.
Nannie menilai kesehatan perempuan merupakan investasi penting bagi keluarga dan generasi mendatang.
“Perempuan harus sehat dan kuat. Kalau perempuan sehat, produktif dan berdaya, maka keluarga dan masyarakat juga akan mendapatkan manfaatnya,” tutur Nannie.
KOWANI Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
Nannie mengatakan perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa. Perempuan juga berperan dalam menjaga kesehatan keluarga, menentukan pola konsumsi rumah tangga, serta mendorong pemanfaatan pangan lokal.
“Khususnya bagi kaum perempuan, mari kita terus mengambil peran dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa. Perempuan Indonesia harus menjadi sumber kekuatan, inspirasi dan keteladanan dalam menjaga persatuan serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Gebyar Kemerdekaan sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarorganisasi perempuan yang tergabung dalam KOWANI.
Nannie menyampaikan apresiasi kepada para ketua umum organisasi anggota KOWANI yang mengirimkan perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada panitia, tim juri, relawan, serta mitra pendukung, termasuk Maxim dan Maison Bleu.
“Semoga kebersamaan yang kita bangun pada hari ini menjadi energi positif untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Nannie menegaskan, KOWANI akan terus mendorong perempuan agar mengambil peran lebih besar dalam pembangunan nasional.
Dengan menaungi 129 organisasi perempuan, KOWANI dinilai memiliki jaringan yang dapat menjadi kekuatan dalam menjalankan berbagai program di tengah masyarakat.
Menurut Nannie, organisasi perempuan juga dapat menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku pembangunan. KOWANI siap menjadi mitra pemerintah untuk memperkuat perempuan, keluarga dan masyarakat,” kata Nannie.
Melalui Gebyar Kemerdekaan RI ke-81, KOWANI ingin memastikan semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Mulai dari pemanfaatan pangan lokal, peningkatan kesadaran kesehatan, penguatan kebersamaan, hingga pemberdayaan perempuan, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk mendorong perempuan semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, kebersamaan dan kontribusi nyata. Perempuan harus terus menjadi pilar dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkas Nannie.
You may also like
Archives
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply