May 8, 2026

PTPP Perkuat Transformasi Hijau, ESG Jadi Bagian Inti Bisnis

  • May 6, 2026
  • 2 min read
PTPP Perkuat Transformasi Hijau, ESG Jadi Bagian Inti Bisnis

Jakarta, Gatranews.id – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi keberlanjutan. Perusahaan mencatat perbaikan pada ESG Risk Rating 2025 dari Sustainalytics.

PTPP meraih skor 32,3 pada 2025. Angka ini membaik dibandingkan 36,9 pada 2024 dan 39,5 pada 2023.

Dalam metodologi Sustainalytics, skor yang lebih rendah menunjukkan risiko ESG yang lebih terkendali. Tren penurunan skor ini dinilai mencerminkan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan risiko perusahaan.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan ESG telah menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan. Hal ini juga terintegrasi dalam sistem manajemen risiko.

“Perbaikan skor Sustainalytics ini menunjukkan bahwa ESG telah terintegrasi dalam manajemen risiko dan strategi bisnis PTPP. Kami memastikan setiap proyek tidak hanya memenuhi standar kualitas konstruksi, tetapi juga memperhatikan aspek tata kelola, keselamatan, serta dampak lingkungan dan sosial,” ujar Joko.

Industri konstruksi dinilai memiliki risiko tinggi pada aspek lingkungan dan sosial. Risiko tersebut mencakup emisi karbon, limbah, keselamatan kerja, hingga rantai pasok.

Untuk menjawab tantangan itu, PTPP menjalankan sejumlah inisiatif. Salah satunya adalah pembentukan Komite ESG di tingkat korporasi.

Perusahaan juga menerapkan Roadmap ESG 2024–2028. Selain itu, ESG diintegrasikan dalam Enterprise Risk Management (ERM).

PTPP turut menerapkan prinsip green construction secara sistematis. Proses monitoring juga diperkuat melalui digitalisasi.

“Pendekatan ini memungkinkan perusahaan melakukan identifikasi, mitigasi, serta evaluasi kinerja keberlanjutan secara terukur dan transparan,” kata Joko.

PTPP juga mengembangkan dashboard ESG dan platform GREENV. Sistem ini digunakan untuk memantau implementasi keberlanjutan secara terintegrasi.

Memasuki 2026, PTPP menargetkan perluasan implementasi ESG ke anak usaha. Perusahaan juga akan memperkuat pengukuran emisi gas rumah kaca.

Pengukuran tersebut mencakup emisi Scope 1, Scope 2, dan Scope 3. Selain itu, efisiensi energi dan material akan ditingkatkan di proyek-proyek strategis.

Langkah ini juga sejalan dengan penguatan tata kelola perusahaan. Fokusnya pada transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan jangka panjang.

PTPP menilai tren perbaikan ESG ini akan memperkuat posisi perusahaan. Terutama sebagai pelaku konstruksi yang berbasis pembangunan berkelanjutan dan manajemen risiko terintegrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *