Giwo Rubianto Hadiri Pengukuhan dan Rakernas Ikatan Alumni UNJ 2026–2030
Ketua Umum Gerakan Wanita Sejahtera (GWS), Giwo Rubianto Wiyogo, menghadiri acara Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (UNJ) periode 2026–2030 yang berlangsung di Jakarta.
Kehadiran Giwo menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan peran alumni perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan akademisi, profesional, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Ikatan Alumni UNJ periode 2026–2030, Sugeng Suparwoto, serta Rektor UNJ, Komarudin, yang saat ini menjabat untuk periode 2023–2027, serta Wakil Menteri Sekretariat Negara, Juri Ardianto.
Dalam kesempatan tersebut, Giwo menyampaikan bahwa alumni memiliki posisi strategis sebagai kekuatan sosial dan intelektual yang dapat berkontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.
“Alumni bukan hanya jejaring, tetapi kekuatan kolektif yang dapat menghadirkan gagasan, solusi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta kemajuan bangsa,” ujar Giwo.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarelemen bangsa, termasuk organisasi perempuan, dalam memperkuat pembangunan berbasis sumber daya manusia.
Menurutnya, momentum pengukuhan dan rakernas ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga melahirkan program kerja yang berdampak dan berorientasi pada pengabdian.
“Saya berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan langkah-langkah konkret, memperkuat solidaritas alumni, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan nasional,” katanya.
Acara pengukuhan dan rakernas ini juga menjadi ruang konsolidasi bagi para alumni UNJ untuk merumuskan arah organisasi lima tahun ke depan, termasuk penguatan peran alumni di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan kebangsaan.
Dengan mengusung semangat sinergi alumni untuk negeri, forum tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kehadiran sejumlah tokoh nasional dalam kegiatan ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap peran strategis organisasi alumni sebagai mitra pembangunan.
Giwo juga menegaskan bahwa penguatan kapasitas perempuan dan generasi muda tetap menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan yang inklusif.
“Pembangunan yang maju membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk perempuan, generasi muda, dan komunitas alumni yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa,” tuturnya.
Pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Alumni UNJ periode 2026–2030 diharapkan menjadi awal bagi penguatan organisasi yang lebih solid, progresif, dan adaptif dalam menjawab dinamika zaman.
