April 29, 2026

Pluang Luncurkan Fitur Saham Indonesia dalam Satu Aplikasi

  • April 23, 2026
  • 3 min read
Pluang Luncurkan Fitur Saham Indonesia dalam Satu Aplikasi

Jakarta, Gatranews.id – Platform investasi multi-aset Pluang meluncurkan fitur Saham Indonesia. Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses ratusan saham domestik dalam satu aplikasi.

Peluncuran ini menjadikan Pluang mengintegrasikan pasar global dan domestik dalam satu ekosistem. Pengguna kini dapat mengakses lebih dari 950 saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Beberapa saham yang tersedia antara lain BBCA, BBRI, BREN, dan GOTO. Selain itu, pengguna juga tetap dapat berinvestasi di saham Amerika Serikat, aset kripto, emas digital, hingga reksa dana.

Langkah ini diambil di tengah kondisi pasar yang terfragmentasi. Banyak investor masih menggunakan lebih dari satu aplikasi untuk mengelola aset mereka.

Pluang menawarkan solusi melalui integrasi layanan dalam satu platform. Dengan demikian, proses investasi menjadi lebih sederhana dan efisien.

Perusahaan juga menawarkan sejumlah kemudahan bagi pengguna. Di antaranya bonus saham hingga Rp300.000 setelah pengguna melakukan top up dan transaksi.

Selain itu, tersedia fitur unified portfolio. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan penyesuaian portofolio secara instan antara aset global dan saham Indonesia.

Pluang juga menawarkan biaya transaksi yang kompetitif. Bahkan, terdapat promo biaya transaksi 0% dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, mengatakan peluncuran ini bertujuan menjembatani kesenjangan investasi. Selama ini, menurut dia, akses antara pasar domestik dan global masih terpisah.

“Selama ini, ada jarak antara pasar modal domestik dan peluang diversifikasi global. Kami hadir untuk menutup kesenjangan itu,” ujar Claudia.

Ia menambahkan, integrasi ini memberi kemudahan bagi pengguna dalam mengelola aset. Seluruh instrumen investasi kini dapat diakses dalam satu aplikasi.

“Dengan menghadirkan produk Saham Indonesia langsung pada satu aplikasi, kami tidak hanya menambah akses diversifikasi, tapi kami membangun infrastruktur di mana 13 juta pengguna terdaftar kami dapat mengelola seluruh masa depan finansial mereka dalam satu genggaman. Ini adalah standar baru bagi super-app investasi di Asia Tenggara,” kata Claudia.

Peluncuran ini dinilai tepat di tengah perkembangan pasar modal Indonesia. Salah satunya terkait penyesuaian bobot indeks MSCI yang menekankan kriteria free float sebesar 15%.

Kondisi tersebut diperkirakan meningkatkan likuiditas pasar. Hal ini juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah investor domestik.

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah SID mencapai lebih dari 20 juta pada akhir 2025. Angka ini tumbuh sekitar 37%.

Claudia menilai investor ritel akan menjadi faktor penting ke depan. Partisipasi mereka dinilai dapat menjaga stabilitas pasar.

“Di tengah gelombang baru ini, partisipasi investor ritel akan menjadi penentu utama stabilitas pasar. Pluang hadir untuk menjembatani partisipasi tersebut dengan menyediakan infrastruktur yang lebih inklusif, memudahkan jutaan investor baru untuk masuk ke pasar ekuitas domestik secara aman dan efisien,” ujarnya.

Pluang juga menegaskan komitmen terhadap aspek keamanan dan kepatuhan. Seluruh layanan disebut berada di bawah pengawasan otoritas terkait.

Beberapa lembaga yang mengawasi antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan Bank Indonesia (BI). Hal ini dilakukan untuk memastikan perlindungan bagi pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *