April 29, 2026

PTPP dan Kemen PU Rampungkan 69 SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari

  • April 22, 2026
  • 3 min read
PTPP dan Kemen PU Rampungkan 69 SPPG di 15 Provinsi dalam 37 Hari

Jakarta, Gatranews.id — PT PP (Persero) Tbk (PTPP) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menyelesaikan pembangunan 69 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proyek ini rampung dalam waktu 37 hari sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Proyek tersebut merupakan bagian dari dukungan infrastruktur pemerintah yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). PTPP menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional melalui percepatan pembangunan.

Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp507,80 miliar. Pekerjaan dimulai pada 25 November 2025 dan telah mencapai progres 100%.

Sebanyak 69 lokasi pembangunan tersebar di 15 provinsi. Wilayah tersebut meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Pembangunan SPPG bertujuan mendukung penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Fasilitas ini dirancang untuk menghasilkan makanan yang higienis, terstandar, dan efisien.

Program ini menyasar anak-anak dan kelompok rentan. Pemerintah berharap program ini dapat menurunkan angka malnutrisi dan stunting.

Selain itu, fasilitas ini diharapkan meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar. Program ini juga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga.

Dalam pelaksanaannya, PTPP menerapkan sejumlah inovasi. Salah satunya penggunaan sistem konstruksi modular untuk mempercepat pembangunan.

Metode ini memungkinkan pekerjaan dilakukan secara simultan di berbagai lokasi. Dengan demikian, waktu penyelesaian proyek dapat ditekan secara signifikan.

PTPP juga menggunakan sistem dashboard monitoring berbasis digital. Sistem ini terintegrasi dan mampu menampilkan data secara real-time.

Informasi yang dipantau mencakup progres tiap lokasi, pengiriman material, hingga jumlah tenaga kerja. Selain itu, laporan harian dan dokumentasi proyek juga dapat diakses secara langsung.

Proyek ini memiliki tantangan tersendiri karena cakupan wilayah yang luas. Hal ini membutuhkan koordinasi lintas wilayah dan pengendalian mutu yang konsisten.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, mengapresiasi penyelesaian proyek tersebut. Ia menyebut hasil pembangunan telah siap dimanfaatkan.

“Alhamdulillah sudah selesai rapi, selanjutnya serah terima & dimanfaatkan. Terima kasih,” ujar Diana.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, mengatakan keberhasilan ini menunjukkan kapabilitas perusahaan. PTPP dinilai mampu menyelesaikan proyek besar dalam waktu terbatas.

“PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah,” ujar Joko.

Menurut dia, proyek ini juga memberi dampak ekonomi. Pembangunan SPPG dinilai dapat mendorong penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan UMKM.

Selain itu, permintaan bahan pangan dari petani dan pelaku usaha lokal juga meningkat. Hal ini diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.

“Keberhasilan penyelesaian proyek ini dalam waktu singkat tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak serta penerapan inovasi konstruksi dan digitalisasi yang kami lakukan,” kata Joko.

Ke depan, PTPP menyatakan akan terus mendukung pembangunan infrastruktur. Perusahaan menargetkan proyek yang tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *