April 20, 2026

Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim, Terkait Fitnah Gagal Operasi Plastik

  • April 18, 2026
  • 2 min read
Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim, Terkait Fitnah Gagal Operasi Plastik

Penyanyi papan atas Rossa resmi melaporkan 78 akun media sosial ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran fitnah.

Laporan tersebut dilayangkan pada Jumat (17/4/2026) di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Rossa datang didampingi tim kuasa hukum dan manajemennya. Langkah hukum ini diambil setelah maraknya konten yang menuding dirinya mengalami kegagalan operasi plastik.

Rossa menegaskan bahwa tindakan ini bukan sekadar respons emosional, melainkan karena dampak luas yang ditimbulkan dari penyebaran informasi tersebut.

“Management saya bilang, ‘kok ini malah banyak buzzer, banyak clippers gitu’. Terus mereka memberikan link-link untuk afiliasi. Jadi semacam clickbait lah ya biar netizen bisa masuk ke akun jualan mereka. Ini sih sudah enggak sehat ya,” ujar Rossa.

Kasus ini bermula dari beredarnya konten di berbagai platform media sosial yang menarasikan bahwa Rossa mengalami kegagalan operasi plastik. Narasi tersebut diperkuat dengan editan foto dan video yang dibuat seolah-olah nyata.

Tim kuasa hukum menilai penyebaran konten tersebut tidak terjadi secara organik, melainkan diduga terstruktur untuk merusak reputasi sang penyanyi. Sebelum melapor ke polisi, pihak Rossa telah melayangkan somasi terbuka pada 13 April 2026 kepada akun-akun yang terlibat.

Kuasa hukum Rossa, Natalia Rusli, mengungkapkan bahwa sebagian pihak telah merespons somasi tersebut dengan baik.

“Ada 78 akun yang sudah kami laporkan. Kami perlu sampaikan juga, ada 79 akun yang sudah minta maaf dan melakukan take down,” ujarnya.

Akun-akun yang dilaporkan merupakan pihak yang tidak mengindahkan peringatan dan tetap mempertahankan konten yang dinilai bermasalah.

Dari sisi manajemen, terdapat dugaan bahwa penyebaran konten tersebut memiliki motif ekonomi, seperti meningkatkan trafik atau penjualan melalui tautan afiliasi.

Perwakilan manajemen Rossa, Ikhsan Tualeka, menyebut adanya indikasi serangan yang bersifat sistematis.

“Ini bukan hanya alasan personal, tapi kami melihat ada upaya yang sistematis untuk menjatuhkan reputasi,” katanya.

Lebih lanjut, tim hukum menegaskan bahwa laporan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada publik agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Ini bukan semata-mata anti kritik, tapi agar kita bisa lebih bijak lagi menggunakan media sosial,” kata Natalia.

Rossa juga mengungkap bahwa fenomena serupa tidak hanya dialaminya. Beberapa rekan sesama artis, seperti Bunga Citra Lestari dan Maia Estianty, disebut pernah mengalami hal serupa.

Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian. Rossa berharap proses hukum yang berjalan dapat memberikan efek jera sekaligus menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *