June 1, 2026

PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Rp1,02 Triliun

  • April 10, 2026
  • 2 min read
PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Rp1,02 Triliun

Jakarta, Gatranews.id – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) meraih proyek pembangunan Jembatan Pulau Laut senilai Rp1,02triliun. Proyek ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah di Kalimantan Selatan.

Proyek tersebut berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu dan dilaksanakan melalui skema joint operation (JO). Dalam kerja sama ini, PTPP bertindak sebagai kontraktor utama dengan porsi 50%.

Penandatanganan kontrak dilakukan pada 30 Maret 2026 di Banjarbaru. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin serta jajaran pemerintah daerah lainnya.

Proyek Multiyears

Pembangunan Jembatan Pulau Laut masuk dalam program multiyears 2026–2028. Proyek ini memiliki masa konstruksi selama 1.005 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 730 hari.

PTPP menyebut proyek ini akan memperkuat portofolio perseroan di sektor infrastruktur. Khususnya dalam pembangunan konektivitas antarwilayah di Kalimantan.

Direktur Operasi Bidang Infrastruktur PTPP Yul Ari Pramuraharjo mengatakan, proyek ini menjadi bukti kemampuan perusahaan dalam mengerjakan proyek berskala besar.

Dorong Konektivitas Wilayah

Jembatan Pulau Laut dirancang untuk meningkatkan akses transportasi antara wilayah daratan Kalimantan dan Pulau Laut. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas barang dan orang.

Selain itu, proyek ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Konektivitas yang lebih baik dinilai akan membuka peluang investasi dan pengembangan kawasan.

Perkuat Peran PTPP

PTPP menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional. Perseroan juga menargetkan penyelesaian proyek tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja.

Dengan capaian ini, PTPP optimistis dapat menjaga kinerja positif sepanjang 2026, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor konstruksi nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *