
Wamenkop Minta Penguatan Komunikasi Publik Kopdes Merah Putih
Jakarta, Gatranews.id – Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengajak PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) memperkuat koordinasi dan komunikasi publik terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penguatan narasi dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik, khususnya media sosial.
Hal itu disampaikan Farida saat mengunjungi PT Agrinas Pangan Nusantara di Jakarta, Rabu (1/4). Ia menilai komunikasi yang solid diperlukan agar pesan mengenai Kopdes Merah Putih tersampaikan secara utuh.
“Kita harus lebih intensif lagi dalam berkomunikasi, agar tidak ada misleading di ruang publik,” ujarnya.
Menurut Farida, antusiasme masyarakat terhadap Kopdes Merah Putih cukup tinggi. Program ini dinilai memberi manfaat berupa harga produk lebih terjangkau, dukungan bagi petani, serta akses pinjaman mikro produktif berbunga rendah di desa.
Ia menyebut survei pada akhir 2025 menunjukkan respons positif masyarakat. Hal itu, menurut dia, menjadi tantangan untuk memastikan operasional koperasi berjalan sesuai harapan publik.
“Ini tantangan bagi kita untuk mewujudkan fakta operasionalisasi koperasi yang memang positif,” katanya.
Farida mengingatkan pentingnya keseragaman pesan di ruang publik. Ia menilai perbedaan narasi dapat memicu persepsi negatif yang berpotensi meluas.
Simulasi Operasional di Bantul
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota memaparkan simulasi operasional Kopdes Merah Putih di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Wilayah tersebut dinilai unik karena jumlah desa relatif sedikit, tetapi kepadatan penduduk tinggi.
Menurut Joao, rata-rata jumlah penduduk per desa di Bantul mencapai sekitar 13.000 jiwa. Koperasi akan berperan sebagai sarana distribusi barang subsidi agar tepat sasaran.
“Tujuannya, agar barang subsidi ini bisa langsung dinikmati masyarakat, tanpa ada penyimpangan sasaran,” ujar Joao.
Ia menambahkan, koperasi tidak hanya menjual barang ritel dan produk UMKM, tetapi juga menjadi offtaker produk desa. Distribusi antarwilayah akan dikendalikan melalui skema Torasera.
Selain itu, Agrinas akan memanfaatkan marketplace untuk memperluas akses pasar. Produk desa diharapkan dapat menjangkau konsumen di tingkat provinsi hingga mancanegara.
“Yang pasti, kehadiran Kopdes Merah Putih itu harus menjadi simpul perkuatan ekonomi lokal,” kata Joao.
You may also like
Archives
- October 2026
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply