June 4, 2026

PLN Cek SPKLU Surabaya–Banyuwangi, Pastikan Perjalanan EV Aman Jelang Lebaran

  • March 13, 2026
  • 3 min read
PLN Cek SPKLU Surabaya–Banyuwangi, Pastikan Perjalanan EV Aman Jelang Lebaran

Banyuwangi, Gatranews.id – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di jalur utama Jawa Timur menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Pengecekan dilakukan di sepanjang koridor Surabaya hingga Banyuwangi.

Direktur Ritel dan Niaga PLN, Adi Priyanto, bersama jajaran melakukan inspeksi langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan layanan berjalan optimal selama arus mudik.

Di setiap titik, Adi menyempatkan diri menyapa pelanggan yang tengah mengisi daya. Ia juga berdialog dengan petugas yang berjaga selama 24 jam.

Koridor Jawa Timur menjadi jalur penting bagi pengguna kendaraan listrik yang melanjutkan perjalanan ke Bali. Karena itu, sejumlah titik strategis menjadi fokus pengecekan.

Surabaya hingga Pasuruan

Pengecekan dimulai dari SPKLU Center UP3 Surabaya Selatan. Fasilitas ini menjadi bagian dari pengembangan konsep SPKLU Center PLN.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan hingga kini tersedia 297 unit SPKLU di 158 lokasi di Jawa Timur. Fasilitas tersebut tersebar termasuk di sepanjang jalur Trans Jawa.

“Di Jawa Timur saat ini sudah tersedia sekitar 297 unit SPKLU di 158 lokasi, termasuk di sepanjang jalur Trans Jawa yang menjadi rute utama perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, PLN juga mengembangkan konsep SPKLU Center yang dilengkapi area istirahat. Hal ini untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan saat menunggu pengisian daya.

Rombongan kemudian meninjau SPKLU Rest Area Travoy 792A Gempol–Pasuruan. Lokasi ini menjadi titik penting bagi pengguna kendaraan listrik jarak jauh.

PLN menyiapkan sistem siaga dengan petugas dalam beberapa shift. Layanan SPKLU dipastikan tetap beroperasi tanpa gangguan selama periode Lebaran.

Situbondo hingga Banyuwangi

Di SPKLU ULP Situbondo, Adi berdialog dengan pengguna kendaraan listrik bernama Yoga. Ia mengaku telah menggunakan kendaraan listrik lebih dari satu tahun.

“Kalau dibandingkan dengan mobil konvensional, kendaraan listrik ini jauh lebih irit,” ujarnya.

Menurut Yoga, infrastruktur pengisian kini semakin baik. “Dulu kendalanya memang jumlah charger masih terbatas, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Di banyak tempat istirahat sudah ada,” katanya.

Perjalanan ditutup di SPKLU Grand Watu Dodol Banyuwangi. Titik ini menjadi lokasi strategis sebelum pengguna menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.

“Saya bangga melihat anak-anak muda yang sudah menggunakan kendaraan listrik karena peduli terhadap lingkungan,” ujar Adi.

PLN juga mendirikan Posko Siaga Layanan SPKLU Ramadan dan Idul Fitri 2026 di lokasi tersebut. Posko dilengkapi ruang berpendingin udara, sofa, serta fasilitas sederhana untuk menyiapkan makanan dan minuman.

Fast charging berkapasitas 30 kW tersedia di area tersebut. Petugas berjaga selama 24 jam dalam tiga shift.

PLN berharap kesiapan infrastruktur ini membuat perjalanan pengguna kendaraan listrik lebih aman dan nyaman. Perusahaan ingin memastikan pemudik tidak khawatir terhadap ketersediaan fasilitas pengisian daya di jalur strategis Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *