May 1, 2026

Ketua APKLI-P Dukung Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

  • September 24, 2025
  • 2 min read
Ketua APKLI-P Dukung Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, Gatranews.id – Ketua Umum APKLI-P, dr Ali Mahsun ATMO M Biomed, meminta Presiden Prabowo Subianto segera melakukan evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai program unggulan pemerintah itu menghadapi banyak persoalan di lapangan.

Menurut Ali, tujuan MBG sangat strategis, yaitu mencetak generasi emas Indonesia. Program ini menyasar 82,9 juta anak sekolah dan ibu hamil dengan anggaran besar dari APBN 2026, sekitar Rp 335 triliun.

“Kita semua tidak rela program ini tidak maksimal apalagi mengalami kegagalan,” kata Ali di Jakarta, Selasa (23/9).

Namun, serapan anggaran MBG 2025 dinilai masih rendah. Hingga 8 September 2025, realisasinya baru Rp13 triliun atau 18,3 persen dari total Rp71 triliun.

“Di lapangan banyak masalah. Keracunan terjadi pada 5.320 anak sekolah. Lebih dari 5.000 SPPG fiktif ditemukan, bahkan terjadi banyak penyalahgunaan,” ujar Ali.

Ia juga menyoroti praktik kongkalikong yang diduga melibatkan pemilik modal, penguasa, dan kroninya. Sementara itu, pelaku UMKM dinilai tidak dapat terlibat karena terbentur modal investasi yang besar.

“Kenyataan ini bertolak belakang dengan misi besar MBG serta marwah kepemimpinan Presiden Prabowo yang berpihak ke ekonomi rakyat,” ucapnya.

Ali menegaskan pihaknya mendukung penuh evaluasi menyeluruh MBG. Ia khawatir alokasi Rp 335 triliun pada 2026 justru menimbulkan lebih banyak masalah.

“Kita tidak ingin risiko kegagalan MBG makin besar,” kata Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI) itu.

Lebih lanjut, Ali menyinggung struktur anggaran MBG yang dinilainya tidak efisien.

“Dari pagu Rp15 ribu per anak per hari, hanya Rp10 ribu untuk pemenuhan gizi. Itu pun belum dikurangi keuntungan. Sisanya Rp5 ribu masuk ke investor, yayasan, dan transportasi,” ujarnya.

Ia mengusulkan agar kantin sekolah, pedagang kuliner sekitar sekolah, serta PKL dan UMKM dilibatkan. Menurutnya, langkah itu akan memberi manfaat lebih besar bagi anak sekolah dan ibu hamil, sekaligus mengurangi risiko korupsi dan keracunan.

“Yang pasti, PKL dan UMKM mendapat manfaat sesuai marwah kepemimpinan Presiden Prabowo yang nyata berpihak ke rakyat kecil,” pungkas Ali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *