January 12, 2026

Pos Indonesia Hadirkan Layanan Plus untuk Pensiunan Taspen dan ASABRI

  • September 2, 2025
  • 3 min read
Pos Indonesia Hadirkan Layanan Plus untuk Pensiunan Taspen dan ASABRI

Medan, Gatranews.id – Suasana Kantorpos KCU Medan berbeda pada awal September 2025. Sejak pagi, ratusan pensiunan berdatangan untuk mengambil uang pensiun. Mereka datang dengan berjalan perlahan, ditemani keluarga, bahkan membawa tongkat.

Di halaman, tenda dan kipas angin membuat suasana terasa sejuk. Pos Indonesia juga menyiapkan meja pemeriksaan kesehatan, layanan pemeriksaan mata, hingga bantuan beras. Kantorpos seakan menjadi rumah kedua bagi para pensiunan.

Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia, Haris, mengatakan program pembayaran pensiun di Kantorpos merupakan program nasional.

“Ini sebuah kehormatan, karena sejarahnya pembayaran pensiun memang dimulai di Pos Indonesia,” ujarnya dalam keterangan yang diterima pada Selasa (2/9).

Haris menyebut hari itu sebagai Hari Peduli Pensiunan. Ia menegaskan Pos Indonesia hadir dengan layanan tambahan agar kualitasnya tetap terjaga.

“Kami memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata, dan beras gratis 5 kilogram untuk 1.000 pensiunan,” katanya.

Layanan Pospay dan Antar ke Rumah

Menurut Haris, pensiunan tidak perlu khawatir bila sebelumnya terbiasa menerima lewat rekening bank. Pos Indonesia menyediakan aplikasi Pospay dan Kopnus Oren. Dana pensiun bisa ditransfer ke rekening atau dicairkan melalui ATM.

“Bagi pensiunan yang sudah lanjut usia atau sakit, kami juga punya layanan antar. Cukup hubungi kami, uang pensiun bisa diantar langsung ke rumah,” tambahnya.

Haris mengakui layanan masih perlu dibenahi. Mulai dari antrean hingga kenyamanan ruang tunggu.

Kepala Cabang ASABRI Medan, Evi Adriani, menilai kerja sama dengan Pos Indonesia berjalan baik. Ia menyebut Pos merupakan mitra yang paling banyak membayarkan pensiunan ASABRI di Sumatera Utara.

“Saya sangat berterima kasih atas perhatian PT Pos dan Kopnus yang memberi bantuan beras. Ini bentuk kepedulian nyata,” ujarnya.

Evi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan. Ia berharap kegiatan serupa bisa dilakukan rutin, tidak hanya di Medan, tetapi juga di kantor pos lain.

Rahmat, pendiri Koperasi Nusantara (Kopnus), menambahkan kolaborasi ini bukan sekadar teknis pembayaran. “Para pensiunan itu ibarat guru bagi kita. Mereka harus tetap mendapat layanan maksimal. Kalau tidak bisa datang, cukup bilang, nanti kita antarkan,” katanya.

Suara Pensiunan

Sejumlah pensiunan mengaku puas dengan layanan Kantorpos. Nur Alam Harahap, pensiunan tenaga kesehatan, menuturkan lebih nyaman mengambil pensiun di Pos.

“Ambil di Pos enak, dekat dari rumah, bisa juga hari Sabtu. Saya juga dapat beras dan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Kanani Ratnasi, pensiunan polisi, merasakan suasana berbeda. Ia menyebut, datang ke Kantorpos seperti hiburan.

“Bisa bertemu teman lama, mengenang masa lalu, dan dapat layanan kesehatan. Rasanya seperti di rumah sendiri,” katanya.

Bagi pensiunan, Kantorpos bukan hanya tempat transaksi. Tempat itu juga menjadi ruang sosial dan ajang reuni kecil.

Aminah Rasyid, pensiunan guru, berharap antrean dibagi sesuai profesi. “Kalau bisa ada loket tambahan. Bagi kami, datang ke Kantorpos ini seperti reuni, bisa saling mengenal dan tahu kabar teman lama,” katanya.

Suasana penuh tawa dan nostalgia mewarnai antrean. Sinergi Pos Indonesia, Taspen, ASABRI, dan Kopnus menghadirkan layanan sekaligus sentuhan kemanusiaan. Kantorpos menjelma menjadi rumah kedua, tempat pensiunan mengambil hak sekaligus merayakan kebersamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *