Skip to content

Menu

  • About
  • Beranda
  • Blog
  • Blog
  • Cart
  • Cart
  • Cart
  • Checkout
  • Checkout
  • Checkout
  • Contact
  • Home
  • Home test
  • Home Two
  • Load More
  • My account
  • My account
  • My account
  • Sample Page
  • Sample Page
  • Shop
  • Shop
  • Shop
  • Slider

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024

Calendar

June 2025
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« May   Jul »

Categories

  • Ekonomi & Bisnis
  • Environment
  • Fashion
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Regional
  • Religi
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized

Copyright Gatranews.id 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress

Gatranews.id
  • About
  • Beranda
  • Blog
  • Blog
  • Cart
  • Cart
  • Cart
  • Checkout
  • Checkout
  • Checkout
  • Contact
  • Home
  • Home test
  • Home Two
  • Load More
  • My account
  • My account
  • My account
  • Sample Page
  • Sample Page
  • Shop
  • Shop
  • Shop
  • Slider
You are here :
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pelaku Industri Event Keluhkan Larangan Total di Ranperda KTR DKI Jakarta
Written by Tim Redaksi GatraNewsJune 10, 2025

Pelaku Industri Event Keluhkan Larangan Total di Ranperda KTR DKI Jakarta

Ekonomi & Bisnis Article

Jakarta, Gatranews.id – Rencana penerapan larangan total iklan, promosi, dan aktivitas merokok dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) DKI Jakarta menuai kritik dari pelaku industri event.

Sekretaris Jenderal Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO), Evan Saeful Rohman menyebut kebijakan ini dapat memperburuk kondisi sektor event yang masih tertekan pascapandemi.

“Janganlah dilarang total, tetapi pembatasan. Ketika semua dilarang total, di-stop, ya semuanya tidak bisa berjalan,” ujar Evan ketika dihubungi.

Ia menilai larangan menyeluruh akan berimbas pada naiknya angka pengangguran di sektor ini. Menurutnya, kegiatan yang berkaitan dengan tembakau selama ini sudah dibatasi untuk kalangan usia dewasa.

Evan juga menyoroti dorongan pemerintah agar tempat hiburan dan pariwisata seperti dibebaskan sepenuhnya dari rokok. Ia menilai langkah ini berlebihan dan tidak mempertimbangkan realita di lapangan.

“Kalau kita bicara rasional, manajemen hotel, karaoke, kafe dan bar kalau ada pelarangan total merokok, akan bangkrut itu. Jangan terlalu dipaksakan, kondisi masyarakatnya belum siap,” tambahnya.

Dampak ke Industri Pariwisata

Evan mengungkapkan, tekanan terhadap sektor pariwisata juga menjadi sinyal peringatan bagi industri event. Menurutnya, keduanya memiliki keterkaitan erat, baik dari sisi pelaksanaan maupun lokasi kegiatan.

“Kondisi industri pariwisata itu bisa jadi sinyal untuk industri event juga, karena pada prinsipnya kita beririsan. Tujuan membuat event itu adalah meningkatkan ekonomi. Harus multi-sektor,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat menyusun regulasi yang lebih proporsional dan memperhatikan kesinambungan ekonomi lintas sektor.

Berdasarkan data IVENDO, pada 2024 tercatat 8.777 event terselenggara di 34 provinsi dengan nilai ekonomi mencapai Rp84,46 triliun. Kegiatan ini menggerakkan 8,8 juta tenaga kerja. Namun, sejak diterbitkannya Inpres Nomor 1/2025 hingga 11 Februari 2025, tercatat 638 pembatalan atau penangguhan event di 32 provinsi dengan nilai kerugian mencapai Rp429,23 miliar.

Jenis kegiatan yang paling banyak dibatalkan adalah meeting (50,64%), disusul oleh event insentif (12,82%) dan pelatihan (10,90%). Menurut Indonesia Professional Organizer Summit (IPOS), industri event menyumbang sekitar 35,7% dari total pekerja di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata yang mencapai 50 juta orang.

Di DKI Jakarta, hingga September 2023 tercatat 12,37 juta kunjungan ke berbagai pagelaran event. Puncaknya pada Agustus sebesar 8,84 juta kunjungan (Profil Statistik Jakarta vol.6 Tahun 2024). Festival musik menjadi jenis event terbanyak yang diselenggarakan, yakni sebanyak 187, disusul atraksi digital (105) dan pameran seni dan musik (68).

You may also like

PTPP Raih Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026

18 Chef Jelajahi Kuliner Jawa, UFS Dorong Kreasi Menu Indonesia yang Lebih Modern

AQUA Elektronik Raih Superbrands Indonesia 2026 untuk Kategori Kulkas dan Mesin Cuci

Tags: DKI Jakarta, Industri Event, Perda KTR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024

Calendar

June 2025
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« May   Jul »

Categories

  • Ekonomi & Bisnis
  • Environment
  • Fashion
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Regional
  • Religi
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized

Copyright Gatranews.id 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress