
Kemenkop dan Pemprov Sumut Percepat Pembentukan Kopdes Merah Putih
Medan, Gatranews.id – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sepakat mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Program ini ditargetkan membentuk sedikitnya 6.110 unit koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Sumut.
Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menyebut, Kopdes/Kel Merah Putih menjadi langkah awal membangun sistem ekonomi rakyat berbasis potensi lokal. Ia menyebut koperasi ini sebagai strategi utama untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan desa.
“Hari ini kita sedang menyemai harapan besar agar setiap desa kelurahan di Provinsi Sumatera Utara menjadi sumber kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan,” kata Budi Arie dalam sosialisasi Kopdes/Kel Merah Putih di Medan, Rabu (30/4).
Ia menegaskan, koperasi ini dapat memutus mata rantai kemiskinan ekstrem di desa. Menurut dia, keberadaan tengkulak, rentenir, dan pinjaman daring ilegal akan tergantikan oleh koperasi yang sehat dan berpihak kepada rakyat.
Kopdes/Kel Merah Putih akan menjalankan tujuh unit gerai. Gerai ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa dengan harga yang lebih terjangkau.
“Semua barang-barang yang kebutuhan masyarakat yang disubsidi oleh negara itu akan disalurkan lewat Kopdes/Kel Merah Putih. Jadi tidak mungkin rugi karena semua yang didistribusikan adalah barang-barang kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujar Budi Arie.
Ia menambahkan, pengelolaan koperasi ini harus profesional, namun tetap berbasis kekeluargaan dan gotong royong.
“Kita mau meyakinkan bahwa gotong royong kita ini harus bermotif ekonomi, karena gotong royong bermotif sosial ini masih ada di masa depan Indonesia yaitu melalui koperasi,” katanya.
Kemenkop optimistis kolaborasi dengan Pemprov Sumut bisa mempercepat realisasi program ini. Sumut diproyeksikan menjadi provinsi percontohan dalam pengembangan koperasi nasional.
“Kita mau bangun secepatnya, nanti kita minta ke Pak Gubernur dan Kadis-kadis (Kepala Dinas) untuk melakukan pembentukan dalam waktu yang singkat,” ucapnya.
Budi Arie juga mengapresiasi desa-desa di Sumut yang telah menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Musyawarah ini menjadi tahapan penting untuk memilih pimpinan dan menentukan arah usaha koperasi.
“Saya berharap komitmen ini segera diwujudkan melalui pelaksanaan musyawarah desa khusus pembentukan kopdes merah putih sehingga Kopdes sudah dapat terbentuk, paling lambat akhir Juni 2025 atau bulan depan,” kata Budi Arie.
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyatakan dukungannya terhadap program ini. Ia menyebut Pemprov Sumut siap mempercepat pembentukan koperasi desa bersama seluruh perangkat daerah.
“Hari ini sampai nanti dengan bulan Juli kami akan fokus membentuk organisasinya dulu. Setelah organisasi terbentuk, baru nanti mekanisme bagaimana menjalankan kegiatan koperasinya ini bisa berlangsung,” ujar Bobby.
Ia optimistis Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi pusat perputaran ekonomi di desa. Program ini diyakini mampu menumbuhkan simpul ekonomi baru dan mengurangi kemiskinan desa.
“Ketika ada putaran ekonomi di tingkat desa, ini akan membantu kesejahteraan masyarakat desa sehingga bisa mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di tingkat desa,” ucapnya.
You may also like
Archives
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply