
Buruh Bakal Gelar Aksi Tolak Kelangkaan LPG 3 Kg
Jakarta, Gatranews.id – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh bakal menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Rabu (5/2). Unjuk rasa ini untuk menyerukan penolakan terkait kebijakan yang melarang penjualan gas elpiji 3 kg di tingkat pengecer.
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menilai kebijakan ini menyusahkan rakyat kecil. Larangan tersebut menyebabkan kelangkaan gas, terutama bagi buruh, pedagang kecil, dan masyarakat berpenghasilan rendah yang bergantung pada gas bersubsidi ini.
“Kebijakan Menteri ESDM yang melarang penjualan gas 3 kg di warung tidak berpihak kepada rakyat. Jika dalam 2×24 jam gas masih langka, puluhan ribu buruh akan turun ke jalan pada 6 Februari 2025 untuk aksi besar-besaran di Kementerian ESDM, DPR RI, dan Kedutaan Besar Malaysia,” katanya dalam keterangan yang diterima pada Selasa (4/2).
Baca juga: Begini Kata Bahlil Soal Larangan Pengecer LPG 3 Kg
Ia menjelaskan, dalam unjuk rasa besok, para buruh bakal mengajukan tiga tuntutan utama. Pertama, pemerintah harus menjamin ketersediaan gas elpiji 3 kg. Kedua, sistem penjualan gas bersubsidi harus kembali ke warung atau pengecer. Terakhir, Menteri ESDM harus dicopot karena kebijakan yang dinilai menyulitkan rakyat.
Selain itu, aksi ini juga akan menyoroti kasus kekerasan terhadap pekerja migran Indonesia di Malaysia. KSPI dan Partai Buruh mendesak agar pemerintah Malaysia segera menghukum polisi yang diduga membunuh pekerja migran asal Indonesia.
Said mengajak buruh, pedagang kecil, dan masyarakat terdampak untuk bersatu menolak kebijakan yang dianggap merugikan rakyat kecil. Said menegaskan, kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat harus segera dicabut demi kesejahteraan masyarakat kecil di Indonesia.
You may also like
Archives
- October 2026
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply