January 12, 2026

Wamenkop: Semangat Syarikat Islam dan Koperasi Tak Bisa Dipisahkan

  • April 28, 2025
  • 2 min read
Wamenkop: Semangat Syarikat Islam dan Koperasi Tak Bisa Dipisahkan

Surabaya, Gatranews.id – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Ferry Juliantono menegaskan bahwa perjalanan koperasi di Indonesia tak bisa dipisahkan dari peran besar para saudagar dan pedagang anggota Syarikat Dagang Islam.

“Keduanya mengutamakan kebermanfaatan, keadilan, dan persaudaraan. Gerakan Syarikat Islam sangat mewarnai gerakan koperasi di Indonesia. Karena itu, semangatnya tidak bisa dipisahkan dari koperasi,” ujar Ferry dalam acara Halal Bihalal 1446 Hijriah DPW Syarikat Islam Jawa Timur, di Surabaya, Minggu (27/4).

Ferry mengajak Syarikat Dagang Islam untuk berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dalam memperkuat pemberdayaan koperasi di Indonesia.

“Ini adalah dakwah ekonomi atau jihad ekonomi, bagaimana koperasi menjadi alat perjuangan ekonomi. Kita akan bangun koperasi sebagai bandar usaha yang berwibawa, mampu bersaing dengan milik negara, swasta, dan lainnya,” katanya.

Ferry menjelaskan, para saudagar dan pedagang, termasuk anggota Syarikat Islam, bergotong royong membentuk koperasi dan menjalankan aktivitas ekonomi. Hal ini menjadi dasar konsep koperasi yang berbasis ekonomi bersama dan sejalan dengan asas syariah.

Dalam kesempatan itu, Ferry juga menyinggung program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Melalui program ini, pembiayaan dan fasilitas dikelola negara untuk memperkuat Kopdes Merah Putih,” jelasnya.

Ferry menekankan, koperasi ini diharapkan menjadi alat perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial secara merata dan mempercepat perputaran uang di desa-desa.

“Ini bisa memperbesar pertumbuhan ekonomi desa dan menghindarkan masyarakat dari jeratan pinjaman online, rentenir, dan tengkulak,” ujar Wamenkop.

Menurut Ferry, dakwah ekonomi dan jihad ekonomi ini sejalan dengan nilai perjuangan Syarikat Islam.

Sementara itu, Ketua DPW Syarikat Islam Jawa Timur, Achmad Subagio, menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut. Ia menyoroti peluang kerja sama khususnya dalam pengembangan bisnis garam, mengingat banyak anggota Syarikat Islam Jatim, terutama di Madura, bergerak di sektor itu.

“Pembentukan koperasi harus segera dilakukan. Bisnis modelnya pun harus segera disiapkan. Pak Ferry akan membantu dalam strategi bisnis. Tahun ini, koperasi harus sudah berjalan,” kata Subagio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *