February 4, 2026

Narcissistic Personality Disorder (NPD): Pengertian, Ciri, Penyebab, dan Cara Menghadapinya

  • April 6, 2025
  • 3 min read
Narcissistic Personality Disorder (NPD): Pengertian, Ciri, Penyebab, dan Cara Menghadapinya

Jakarta, Gatranews.idNarcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi psikologis yang ditandai dengan rasa superioritas berlebihan, kebutuhan konstan akan pengakuan, serta kurangnya empati terhadap orang lain.

Meski dari luar tampak percaya diri, penderita NPD sering kali menyimpan kerentanan emosional yang dalam dan rapuh terhadap kritik.

Gangguan ini bisa berdampak besar pada hubungan pribadi, kehidupan sosial, hingga karier penderitanya. Penting untuk mengenali gejalanya sejak dini agar bisa ditangani dengan pendekatan yang tepat.

Apa Itu Narcissistic Personality Disorder (NPD)?

NPD termasuk dalam kelompok gangguan kepribadian (personality disorders) menurut DSM-5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders).

Penderitanya memiliki pandangan yang sangat tinggi terhadap diri sendiri, merasa spesial, dan cenderung mengharapkan perlakuan istimewa dari orang lain.

Perilaku narsistik ini bukan sekadar bentuk kepercayaan diri atau ambisi tinggi, tetapi sudah masuk dalam tahap patologis karena mengganggu hubungan sosial, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari.

Ciri-Ciri Narcissistic Personality Disorder (NPD)

Gejala NPD bisa berbeda-beda pada setiap individu. Namun, umumnya ditandai oleh beberapa hal berikut:

  1. Merasa diri luar biasa penting dan menganggap hanya orang-orang istimewa yang bisa mengerti mereka.
  2. Fantasinya dipenuhi oleh kesuksesan besar, kekuasaan, kecantikan, atau cinta sempurna.
  3. Butuh pengakuan dan pujian yang berlebihan.
  4. Memiliki rasa superior dan sering meremehkan orang lain.
  5. Kurangnya empati, sulit memahami atau peduli pada perasaan dan kebutuhan orang lain.
  6. Sering memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuan pribadi.
  7. Arogan, sombong, dan merasa berhak atas perlakuan khusus.
  8. Sangat sensitif terhadap kritik dan mudah tersinggung atau marah bila dirasa tidak dihargai.

Penyebab Narcissistic Personality Disorder

Belum ada penyebab tunggal yang pasti, namun beberapa faktor yang diyakini berkontribusi dalam munculnya NPD antara lain:

  • Faktor genetik: Riwayat keluarga dengan gangguan kepribadian serupa.
  • Pengalaman masa kecil: Pola asuh yang terlalu memanjakan, mengabaikan, atau penuh tekanan.
  • Lingkungan sosial dan budaya: Tekanan untuk selalu tampil sempurna atau menjadi pusat perhatian.
  • Ketidakseimbangan hubungan antara pujian dan batasan pada masa perkembangan anak.

Risiko Komplikasi NPD Jika Tidak Ditangani

Jika tidak ditangani, NPD bisa menimbulkan berbagai masalah serius, seperti:

  • Kesulitan dalam menjalin hubungan jangka panjang
  • Rendahnya toleransi terhadap stres atau perubahan
  • Risiko depresi dan kecemasan tinggi
  • Kecenderungan menyalahkan orang lain atas kegagalan sendiri
  • Penyalahgunaan zat atau alkohol

Diagnosis dan Cara Mengobati NPD

Diagnosis NPD

Hanya profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater yang bisa mendiagnosis NPD. Mereka akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perilaku, pola pikir, dan riwayat hidup pasien.

Pengobatan NPD

Meskipun butuh proses panjang, NPD tetap bisa ditangani. Beberapa pendekatan yang umum digunakan:

  • Psikoterapi (terapi bicara): Terutama cognitive behavioral therapy (CBT) yang membantu penderita mengenali pola pikir negatif dan membangun empati.
  • Terapi keluarga atau kelompok: Untuk memperbaiki komunikasi dan hubungan sosial.
  • Obat-obatan: Digunakan jika muncul gejala penyerta seperti depresi atau kecemasan, meski tidak ada obat khusus untuk NPD.

Tips Menghadapi Orang dengan NPD

Jika kamu hidup atau bekerja dengan orang yang memiliki gangguan kepribadian narsistik, berikut beberapa cara bijak untuk menghadapinya:

  • Tetapkan batasan yang tegas agar tidak dimanfaatkan secara emosional.
  • Jangan mengharapkan perubahan instan tanpa dukungan profesional.
  • Hindari terlibat dalam drama atau perdebatan emosional.
  • Fokus pada kesehatan mental diri sendiri, dan jangan ragu mencari bantuan profesional.
  • Bangun sistem dukungan dari keluarga, teman, atau komunitas.

Kapan Harus Mencari Bantuan?

Jika kamu merasa dirimu atau orang terdekat menunjukkan gejala NPD yang mengganggu kehidupan sehari-hari, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk memperbaiki kondisi dan kualitas hubungan sosial.

Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan mental yang serius dan kompleks. Penderitanya bukan hanya menyulitkan orang-orang di sekitarnya, tetapi juga bisa mengalami tekanan emosional yang dalam.

Dengan pemahaman yang benar dan dukungan psikologis yang tepat, NPD bisa dikelola. Penting untuk menyikapi penderita dengan empati sekaligus tetap menjaga batasan demi kesehatan mental bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *