Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Dunia Perfilman Indonesia Berduka
Jakarta, Gatranews.id – Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025, pukul 21.04 WIB. Kabar ini pertama kali disampaikan oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui unggahan di media sosial.
“Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. Kami selalu mengenang setiap kenangan indah bersamamu. Titip salam cinta dan rindu ke kak Gisca!” tulis Surya dalam unggahan Instagramnya.
Perjalanan Karier yang Gemilang
Ray Sahetapy, yang memiliki nama lengkap Ferenc Raymond Sahetapy, merupakan salah satu aktor paling dihormati di industri film Indonesia. Kariernya dimulai pada akhir 1970-an dan mencapai puncaknya di era 1980-an hingga 2000-an.
Sepanjang hidupnya, Ray membintangi berbagai film dan sinetron yang sukses besar. Beberapa karyanya yang paling dikenal antara lain “Pengkhianatan G30S/PKI”, “Opera Jakarta”, “Ayat-Ayat Cinta”, hingga “The Raid”. Berkat kepiawaiannya dalam berakting, ia kerap mendapatkan penghargaan dan pengakuan dari berbagai ajang bergengsi.
Tak hanya aktif di dunia perfilman, Ray juga menjadi mentor bagi banyak aktor muda. Ia dikenal sebagai sosok yang disiplin dan berdedikasi tinggi terhadap dunia seni peran.
Riwayat Kesehatan dan Kepergian yang Mengejutkan
Ray Sahetapy diketahui memiliki riwayat penyakit stroke yang pertama kali menyerangnya pada 2023. Meski sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan, kondisi kesehatannya tetap menjadi perhatian utama keluarga dan penggemar. Hingga akhirnya, ia menghembuskan napas terakhir pada usia 68 tahun.
Ucapan Duka dan Kenangan dari Rekan Sejawat
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan penggemarnya. Banyak tokoh di industri film Indonesia yang menyampaikan belasungkawa, termasuk mantan istrinya, Dewi Yull.
“Ray adalah sosok yang penuh semangat dan tak pernah berhenti belajar. Dunia perfilman kehilangan aktor luar biasa,” ujar Dewi Yull dalam sebuah wawancara.
Sutradara Joko Anwar juga mengenang Ray sebagai aktor yang tak hanya berbakat, tetapi juga inspiratif. “Beliau adalah legenda. Sangat beruntung pernah bekerja sama dengannya,” tulis Joko di akun media sosialnya.
Jenazah Ray Sahetapy rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, pada Rabu, 2 April 2025. Keluarga mengundang kerabat dan sahabat untuk memberikan penghormatan terakhir.
Meskipun telah tiada, karya-karya Ray Sahetapy akan tetap abadi dan terus menginspirasi generasi berikutnya. Selamat jalan, Ray Sahetapy. Dedikasimu untuk dunia seni peran akan selalu dikenang.
