January 12, 2026

IFEX 2025 Dorong Industri Furnitur Indonesia ke Pasar Global

  • March 9, 2025
  • 2 min read
IFEX 2025 Dorong Industri Furnitur Indonesia ke Pasar Global

Jakarta, Gatranews.id – Pameran furnitur dan kerajinan terbesar di Indonesia, IFEX, terus berperan dalam memperkuat industri nasional. Ajang ini menjadi platform utama bagi ekspor, ekspansi bisnis, dan inovasi teknologi industri furnitur. Selain itu, memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur furnitur global.

Industri furnitur memberikan kontribusi besar bagi perekonomian. Pada 2024, ekspor furnitur mencapai US$2,37 miliar, menunjukkan tren pertumbuhan positif. IFEX menjadi ajang pertemuan antara pelaku industri dan pembeli internasional, membuka peluang kemitraan dan investasi.

Selama empat hari, ribuan pengunjung dan pembeli dari berbagai negara hadir untuk melihat koleksi mebel dan kerajinan unggulan. Pameran ini menampilkan desain inovatif, material ramah lingkungan, serta keterampilan pengrajin terbaik. Berbagai kategori produk tersedia, mulai dari furnitur indoor dan outdoor, dekorasi rumah, hingga kerajinan tangan.

“Melihat capaian selama empat hari ini, kami kembali menegaskan optimisme HIMKI dan pelaku industri akan masa depan industri mebel dan kerajinan Indonesia,” ujar Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur di Jakarta, Minggu (9/3).

Menurutnya, IFEX menjadi pameran yang ditunngu dan dicari oleh konsumen internasional. Apalagi, usai pandemi Covid-19 lalu yang membuat banyak pameran furnitur dunia tutup.

“Ini membuka peluang bagi kita,” ucapnya.

Jumlah pengunjung tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. IFEX 2025 mencatat 14.507 pengunjung, naik dari 13.000 pada tahun lalu. Pengunjung terbanyak berasal dari Uni Eropa, diikuti China, Amerika Serikat, Australia, dan India.

Tahun ini juga menarik banyak pembeli baru, termasuk yang pertama kali datang ke Indonesia. Ini membuktikan bahwa IFEX membuka peluang pasar baru dan menciptakan transaksi potensial bagi peserta.

Dari sisi transaksi, HIMKI mencatat nilai on-the-spot selama pameran mencapai US$350 juta. Secara keseluruhan, nilai transaksi IFEX diprediksi meningkat, meski angka pasti baru akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.

IFEX 2026: Lokasi Baru, Peluang Lebih Besar

Kesuksesan IFEX 2025 mendorong penyelenggara untuk menghadirkan inovasi baru. Tahun depan, IFEX 2026 akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan ruang yang lebih luas, memungkinkan lebih banyak peserta dan pengunjung.

“Seiring dengan pertumbuhan IFEX, kami berkomitmen untuk menyediakan platform kelas dunia bagi industri furnitur dan kerajinan. Berpindah ke venue baru di ICE BSD pada tahun 2026 akan memungkinkan kami meningkatkan pengalaman bagi peserta pameran dan buyers. Sekaligus mendukung ekspansi industri yang berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung.

Dengan perpindahan ini, IFEX 2026 diprediksi akan menarik lebih banyak pembeli dan peserta internasional. Hal ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri furnitur global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *