Lazada Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Brand Lokal dengan Teknologi dan Logistik Terpadu
Jakarta, Gatranews.id – Lazada Indonesia semakin menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta brand lokal melalui inovasi teknologi dan sistem logistik terpadu. Langkah strategis ini disampaikan dalam diskusi bertajuk “Komitmen Lazada Terhadap Pengembangan UMKM dan Brand Lokal”, yang digelar di Jakarta hari ini.
Dalam kesempatan tersebut, Reinaldo Harjanto, Chief Logistics Officer Lazada Indonesia, serta Amelia Tediarjo, Head of Operations Lazada Indonesia, menguraikan berbagai upaya yang dilakukan Lazada untuk membantu UMKM berkembang di pasar digital.
Lazada menghadirkan ekosistem digital berbasis teknologi canggih untuk membantu UMKM naik kelas. Salah satu inovasi unggulan adalah AI Lazzie, fitur berbasis kecerdasan buatan yang memberikan rekomendasi produk, gamifikasi interaktif, serta virtual try-on yang memungkinkan pelanggan mencoba produk secara digital.
“Brand dan UMKM lokal adalah tulang punggung perekonomian nasional. Dengan pasar yang sangat besar di Indonesia, mendukung mereka agar lebih berdaya saing menjadi prioritas utama,” ujar Amelia Tediarjo.
Selain itu, Lazada juga menyediakan platform Seller Center, yang menyajikan data kinerja toko secara real-time dan tren pasar. Dengan wawasan ini, penjual dapat menyusun strategi bisnis yang lebih efektif.
Lazada turut menghadirkan LazMall, yang saat ini menaungi lebih dari 32.000 brand lokal dan internasional. Melalui LazMall, pelanggan mendapatkan berbagai keuntungan seperti jaminan keaslian produk, pengiriman tepat waktu, dan kebijakan pengembalian barang dalam 30 hari.
“Bergabung dengan LazMall memberikan banyak manfaat bagi brand dan UMKM. Mereka bisa memanfaatkan kanal khusus seperti LazMart untuk produk kebutuhan sehari-hari dan LazBeauty untuk produk kecantikan. Ini memudahkan pelanggan menemukan produk yang mereka butuhkan dengan cepat,” tambah Amelia.
Strategi Hiperlokal dan Penguatan Logistik
Sebagai bagian dari transformasi bisnisnya, Lazada menerapkan strategi hiperlokal guna memperpendek rantai pasokan dan memastikan produk UMKM lebih mudah dijangkau pelanggan. Surabaya menjadi kota percontohan, di mana strategi ini telah menunjukkan hasil positif sejak diluncurkan pada Oktober 2024. Dalam waktu satu bulan, penjualan produk lokal meningkat lebih dari 50%, membuktikan efektivitas pendekatan ini.
Menanggapi kesuksesan tersebut, Reinaldo Harjanto mengungkapkan bahwa Lazada berencana memperluas strategi hiperlokal ke kota-kota lain, dimulai dengan Medan.
“Strategi ini memastikan produk UMKM dan brand lokal lebih cepat sampai ke tangan pelanggan dengan harga lebih kompetitif. Ini juga mempercepat pertumbuhan ekosistem digital kami,” jelasnya.
Lazada juga terus mengembangkan unit logistiknya, Lazada Express (LEX), yang kini memiliki lebih dari 200 fasilitas logistik di 150 kota di Indonesia. Dengan dukungan teknologi seperti smart warehousing dan intelligent routing, sistem logistik Lazada memastikan pengiriman yang lebih efisien dan tepat waktu.
“Kami bekerja sama dengan mitra logistik lokal untuk menjangkau pelanggan hingga ke daerah terpencil. Dengan sistem logistik yang kuat, kami bisa memberdayakan UMKM dan mempercepat pertumbuhan bisnis mereka,” pungkas Reinaldo.
Dengan inovasi teknologi dan sistem logistik yang terus diperkuat, Lazada semakin kokoh dalam mendukung UMKM serta brand lokal agar dapat bersaing di pasar digital Indonesia.
