January 12, 2026

Pemerintah Sebut Sumatera Punya Potensi EBT Paling Besar di Indonesia

  • February 14, 2025
  • 2 min read
Pemerintah Sebut Sumatera Punya Potensi EBT Paling Besar di Indonesia

Jakarta, Gatranews.id – Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani mengatakan bahwa Pulau Sumatera memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) terbesar di Indonesia.

Menurutnya, Pulau Sumatera memiliki 34% dari total atau 1.240 gigawatt (GW) dari total potensi elektrifikasi EBT di Indonesia. Adapun keseluruhan potensi EBT Indonesia mencapai 3.687 GW.

Dari total EBT itu, terdiri dari 3.294 GW energi surya, 155 GW energi angin, dan 95 GW energi air. Selanjutnya, 63 GW berasal dari energi laut, 57 GW bioenergi, 24 GW panas bumi (geothermal), serta 450 megawatt (MW) gasifikasi batu bara.

“Meski potensi energi bersih di Indonesia cukup besar, namun pemanfaatannya masih belum maksimal. Saat ini EBT yang digunakan sebagai elektrifikasi masih sebesar 14.883 MW. Termasuk di lokasi lumbung pengembangan,” katanya dalam acara Toyota Series Carbon Neutrality di Jakarta, Jumat (14/2).

Menurutnya, potensi EBT dalam negeri bisa dioptimalkan melalui beberapa upaya. Di antaranya yakni pengembangan energi surya dan energi angin.

Saat ini, Kementerian ESDM memiliki tiga program besar dalam memanfaatkan energi surya. Mulai dari pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, PLTS Skala Besar, hingga PLTS Terapung.

Total kuota PLTS Atap hingga tahun 2028 mendatang mencapai 1,59 GW. Bahkan, sumber energi baru ini membantu pengurangan emisi karbon hingga 2,23 juta ton.

“Untuk pengembangan PLTS Skala Besar berdasarkan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) memiliki kapasitas energi bersih mencapai 4,68 GW hingga tahun 2030,” jelasnya. Sedangkan pada PLTS Terapung, potensinya mencapai 89,37 GW.

Ia menambahkan, Kementerian ESDM berencana meningkatkan elektrifikasi energi bersih hingga 72% dari total pembangkit yang ada di tanah air pada tahun 2060.

“Energi baru terbarukannya bisa sampai 72%, dan di sini kita bisa lihat tidak hanya PLTS yang sudah banyak diketahui. Energi angin kita dorong terus, hidro, PLTA, dan panas bumi sudah ada. Tetapi mungkin porsinya yang kita dorong semaksimal mungkin,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *