
Giwo Rubianto Prihatin Konflik KOWANI, Ingatkan Organisasi Harus Tetap Jadi Pemersatu Perempuan Indonesia
Mantan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Giwo Rubianto Wiyogo, menyampaikan keprihatinannya atas dinamika yang terjadi di tubuh organisasi tersebut.
Menurut dia, KOWANI sejak awal didirikan sebagai wadah yang menyatukan berbagai organisasi perempuan di Indonesia, bukan sebaliknya.
Giwo mengatakan, semangat itu telah menjadi fondasi KOWANI sejak berdiri pada 1928.
Beragam organisasi perempuan dari seluruh Indonesia, kata dia, berhimpun dalam satu wadah untuk memperjuangkan tujuan bersama.
“Sangat prihatin. Sebenarnya KOWANI adalah wadah pemersatu untuk persatuan dan kesatuan,” ujar Giwo.
Ia menegaskan, semangat persatuan yang diwariskan para pendiri KOWANI harus terus dijaga. Karena itu, organisasi tersebut tidak boleh terjebak dalam dualisme kepengurusan maupun perpecahan.
“Jadi ingat bahwa KOWANI tidak boleh ada dualisme. Harus sebagai pemersatu,” tegasnya.
KOWANI merupakan federasi organisasi perempuan yang berdiri pada 22 Desember 1928.
Organisasi ini menghimpun berbagai organisasi perempuan dari beragam latar belakang untuk memperjuangkan kemajuan perempuan sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Pernyataan Giwo disampaikan di tengah dinamika internal yang belakangan mencuat di tubuh KOWANI.
Ia berharap seluruh pihak kembali mengedepankan semangat persatuan sebagaimana dicita-citakan para pendiri organisasi, sehingga KOWANI tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh perempuan Indonesia.
You may also like
Archives
- September 2026
- August 2026
- July 2026
- June 2026
- May 2026
- April 2026
- March 2026
- February 2026
- January 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- April 2025
- March 2025
- February 2025
- January 2025
- December 2024
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- July 2024

Leave a Reply