May 18, 2026

Optik Tunggal Hadirkan Pemeriksaan Mata Anak dengan Standar Internasional

  • May 18, 2026
  • 2 min read
Optik Tunggal Hadirkan Pemeriksaan Mata Anak dengan Standar Internasional

Jakarta, Gatranews.id – Optik Tunggal menghadirkan program pemeriksaan mata anak dengan pendekatan standar internasional di Optik Tunggal Next Generation Kelapa Gading 3. Program ini ditujukan bagi anak usia 5-12 tahun untuk mendukung deteksi dini gangguan penglihatan.

Program pemeriksaan mata tersebut berlangsung pada 16 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan melalui pendekatan pediatric vision screening atau pemeriksaan visual anak yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik anak.

Optik Tunggal menyebut kebutuhan kesehatan mata anak mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Aktivitas visual anak melalui gadget, tablet, televisi, hingga pembelajaran digital dinilai meningkatkan risiko gangguan penglihatan sejak usia dini.

Pemeriksaan dilakukan oleh optometris Optik Tunggal yang telah mendapat pelatihan pediatric vision care. Program ini juga didukung oleh Scarlett Cacayuran Salva dari Centro Escolar University sebagai expert advisor.

Direktur Operasional Retail Optik Tunggal, Doli Rosmiaty, mengatakan pemeriksaan mata anak memerlukan pendekatan yang berbeda dibanding orang dewasa. Menurut dia, anak membutuhkan lingkungan yang nyaman agar proses pemeriksaan berjalan optimal.

“Anak-anak saat ini memiliki aktivitas visual yang jauh lebih intens dibanding generasi sebelumnya. Namun awareness terhadap pentingnya pemeriksaan mata anak secara berkala masih belum menjadi prioritas di banyak keluarga,” ujar Doli.

Fokus pada Deteksi Dini Gangguan Penglihatan

Dalam program ini, pemeriksaan tidak hanya berfokus pada hasil refraksi mata. Pemeriksaan juga memperhatikan perkembangan visual, kemampuan komunikasi, dan kenyamanan anak selama proses berlangsung.

Setiap anak akan menjalani pemeriksaan visus mata untuk mendeteksi minus, plus, dan silinder. Pemeriksaan berlangsung sekitar 30 menit termasuk sesi konsultasi.

Scarlett Cacayuran Salva mengatakan deteksi dini gangguan penglihatan sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Menurut dia, gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi dapat memengaruhi kemampuan belajar hingga perkembangan motorik anak.

“Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi sejak dini dapat memengaruhi kemampuan belajar anak, kemampuan motorik, pemahaman membaca, hingga perkembangan mereka secara keseluruhan,” kata Scarlett.

Ia menjelaskan pemeriksaan mata anak membutuhkan metode berbeda karena anak sering kali belum memahami kondisi penglihatan yang normal. Karena itu, proses screening dilakukan melalui observasi dan metode pemeriksaan yang lebih ramah anak.

Optik Tunggal Next Generation dikenal sebagai optik anak yang dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman pemeriksaan mata yang nyaman bagi anak. Seluruh area, mulai dari interior hingga metode komunikasi, dibuat agar anak merasa lebih rileks selama pemeriksaan.

Selain itu, fasilitas pemeriksaan juga dilengkapi pendekatan play integrated approach dan age-appropriate testing. Pendekatan tersebut dinilai membantu proses pemeriksaan menjadi lebih natural dan tidak menegangkan bagi anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *