April 18, 2026

IMIGRASI BELAWAN PERKUAT DESA BINAAN DI KELURAHAN TERJUN, FOKUS CEGAH TPPO DAN TPPM

  • April 17, 2026
  • 2 min read
IMIGRASI BELAWAN PERKUAT DESA BINAAN DI KELURAHAN TERJUN, FOKUS CEGAH TPPO DAN TPPM


Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan bersama Direktorat Intelijen Keimigrasian melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) program Desa Binaan Imigrasi di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (16/04/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini juga dirangkaikan dengan penguatan peran Pimpasa (Petugas Imigrasi Pembina Desa) sebagai ujung tombak edukasi keimigrasian di tingkat masyarakat.


Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan program Desa Binaan Imigrasi berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana menyerap saran dan masukan dari perangkat kelurahan guna meningkatkan sinergi, khususnya dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).


Ketua Tim Desa Binaan Direktorat Intelijen Keimigrasian, Suwandi, menjelaskan bahwa program Desa Binaan Imigrasi merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keimigrasian. Ia menegaskan bahwa potensi TPPO dan TPPM dapat terjadi sejak proses keberangkatan hingga saat berada di luar negeri, termasuk melalui modus penawaran pekerjaan yang tidak sesuai kenyataan.


“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa program Desa Binaan Imigrasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mencegah TPPO dan TPPM,” ujar Suwandi.


Kegiatan tersebut disambut oleh Lurah Terjun, Zukri, bersama perangkat kelurahan. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh jajaran imigrasi.


“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian yang diberikan. Dengan adanya Desa Binaan Imigrasi dan Pimpasa, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya TPPO dan TPPM serta mendapatkan edukasi keimigrasian yang bermanfaat,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan program Desa Binaan Imigrasi berjalan optimal sebagai upaya pencegahan TPPO dan TPPM.


“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran Desa Binaan Imigrasi sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Sinergi antara imigrasi, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya TPPO dan TPPM,” kata Eko.


Kegiatan ini turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan masyarakat yang menyambut baik program Desa Binaan Imigrasi sebagai langkah konkret dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dan sinergi antara Kantor Imigrasi Belawan, Direktorat Intelijen Keimigrasian, serta perangkat dan masyarakat Kelurahan Terjun.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesepahaman bersama mengenai pentingnya peran Desa Binaan Imigrasi dalam mencegah TPPO dan TPPM, sekaligus mengoptimalkan peran Pimpasa dalam memberikan informasi dan edukasi keimigrasian kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *