INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Perkuat Komitmen ESG
Jakarta, Gatranews.id – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) meraih peringkat PROPER Emas untuk operasional pabrik peleburan serta PROPER Hijau untuk pembangkit listrik tenaga air pada penilaian tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Hanif mengatakan, PROPER kini tidak lagi sekadar alat evaluasi administratif. Program ini telah berkembang menjadi instrumen transformasi yang mendorong perusahaan melampaui kepatuhan.
“PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi dan efisiensi,” ujarnya.
Masuk Kategori Beyond Compliance
Program PROPER 2025 diikuti 5.476 perusahaan atau meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, hanya 282 perusahaan yang masuk kategori beyond compliance, terdiri dari 39 peringkat Emas dan 243 Hijau.
INALUM menjadi salah satu perusahaan yang berhasil meraih dua kategori tersebut sekaligus.
Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyatakan capaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan.
“Kami menempatkan keberlanjutan sebagai inti strategi bisnis melalui integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG),” katanya.
Konsistensi Kinerja Lingkungan
Secara historis, INALUM mencatatkan kinerja berkelanjutan dalam PROPER. Peringkat Emas diraih untuk pabrik peleburan di Kuala Tanjung pada 2022, 2024, dan 2025.
Sementara itu, operasional PLTA di Paritohan meraih Emas pada 2023 serta Hijau pada 2022, 2024, dan 2025.
Capaian ini didukung berbagai inovasi lingkungan, seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, hingga penerapan konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Di bidang sosial, INALUM menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis pengukuran dampak melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI).
Salah satu program unggulan adalah “Dari Sampah Jadi Berkah” yang menggabungkan aspek lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
INALUM menegaskan akan terus meningkatkan standar keberlanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
