May 1, 2026

BINUS dan Kemdiktisaintek Perkuat Kompetensi Humas Perguruan Tinggi

  • April 7, 2026
  • 2 min read
BINUS dan Kemdiktisaintek Perkuat Kompetensi Humas Perguruan Tinggi

Jakarta, Gatranews.id – Peran humas di perguruan tinggi dinilai kian strategis di era digital. Fungsi kehumasan tidak lagi sekadar pendukung, tetapi menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan publik.

Merespons perubahan tersebut, BINUS University berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia menghadirkan Program Tendik Berdampak – Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme 2026 bidang Pranata Humas.

Program yang digelar pada 7–9 April 2026 di Jakarta itu diikuti 51 tenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi respons atas pesatnya perkembangan media digital serta meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan terhadap institusi pendidikan.

Berbasis Praktik Industri

Program dirancang dengan pendekatan komprehensif. Materi disampaikan melalui webinar, workshop intensif, praktik langsung, serta benchmarking praktik terbaik industri.

Peserta dibekali keterampilan komunikasi publik, media relations, perencanaan komunikasi, storytelling, hingga pengelolaan isu. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan komunikasi perguruan tinggi yang semakin dinamis.

Vice Rector Academic Development BINUS University, Engkos Achmad Kuncoro, menyatakan penguatan pendidikan tinggi tidak hanya bertumpu pada aspek akademik.

“Penguatan pendidikan tinggi tidak hanya bertumpu pada aspek akademik, tetapi juga pada peran strategis tenaga kependidikan sebagai penggerak ekosistem pendidikan. Di era digital, komunikasi bukan lagi fungsi pendukung, melainkan elemen kunci dalam membangun kepercayaan publik dan memastikan institusi tetap relevan serta berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta yang dipercaya menyelenggarakan program ini, BINUS menghadirkan pembelajaran berbasis praktik industri.

Dorong Jejaring Kolaborasi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Brian Yuliarto, mengatakan pendidikan tinggi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa pendidikan tinggi Indonesia tidak hanya baik secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar dan bangsa. Untuk mencapai itu, kita membutuhkan sistem yang kuat, layanan yang cepat dan responsif, serta sumber daya manusia yang profesional dan memiliki semangat untuk terus belajar,” ujarnya.

Ia berharap workshop tersebut tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga melahirkan praktik baik yang dapat diterapkan di institusi masing-masing.

Ketua Program Tendik Berdampak 2026 BINUS University, Haris Suhendra, menambahkan program ini mendorong kolaborasi lintas peran melalui pembelajaran berbasis studi kasus dan praktik nyata.

Menurut dia, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi komunikasi publik secara lebih relevan dan berkelanjutan di institusi masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *