May 4, 2026

Takeda Sabet Penghargaan PR Indonesia Awards 2026, Tiga Tahun Berturut-turut Konsisten Berprestasi

  • March 18, 2026
  • 3 min read
Takeda Sabet Penghargaan PR Indonesia Awards 2026, Tiga Tahun Berturut-turut Konsisten Berprestasi

PT Takeda Innovative Medicines kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan Silver dalam ajang PR INDONESIA Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori “Public Affairs: Stakeholder Management” dan “Public Relations: Community-Based Development”, sekaligus menandai keberhasilan perusahaan mempertahankan capaian selama tiga tahun berturut-turut.

Head of Public Affairs and Communications PT Takeda Innovative Medicines, Revi Renita, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti pentingnya membangun kemitraan strategis dalam mendukung prioritas kesehatan di Indonesia. Menurutnya, apresiasi tersebut bukan hanya pengakuan atas program komunikasi, tetapi juga atas komitmen perusahaan dalam menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan.

Pada tahun sebelumnya, Takeda juga mencatatkan prestasi dengan meraih Gold dalam kategori Digital PR melalui Kampanye Digital CegahDBD pada 2025, serta Bronze pada kategori Program Corporate PR lewat Kampanye Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada 2024.

Ajang PR INDONESIA Awards sendiri merupakan kompetisi Public Relations bergengsi di Indonesia yang telah diselenggarakan sejak 2016. Kegiatan ini bertujuan mengapresiasi kinerja komunikasi organisasi dan korporasi yang dinilai memiliki dampak nyata dan berkelanjutan.

Penghargaan pada kategori Public Affairs: Stakeholder Management diberikan atas keberhasilan Takeda dalam membangun hubungan kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan organisasi profesi, guna mendukung transformasi sektor kesehatan nasional. Sementara itu, penghargaan pada kategori Community-Based Development diraih melalui program Women at the Center (WAC) atau Perempuan Indonesia Hidup Tanpa Kekerasan (PIHAK).

Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif global Takeda yang dijalankan di Indonesia bersama United Nations Population Fund. Fokus utama program ini adalah memperkuat akses layanan bagi penyintas kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, termasuk melalui peningkatan kapasitas penyedia layanan serta kolaborasi lintas sektor.

CEO PR INDONESIA, Asmono Wikan, mengungkapkan bahwa jumlah partisipasi dalam ajang tahun ini terus meningkat. Lebih dari 550 karya dari berbagai institusi, baik publik maupun swasta, turut berkompetisi, mencerminkan perkembangan praktik komunikasi strategis di Indonesia yang semakin matang.

Ia menilai penghargaan yang diterima Takeda menunjukkan pendekatan komunikasi yang tidak hanya kuat secara strategi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata, baik dalam pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan maupun dalam pemberdayaan masyarakat.

Apresiasi juga datang dari Kepala Perwakilan United Nations Population Fund, Hassan Mohtashami, yang menilai program PIHAK/WAC sebagai contoh nyata pentingnya kolaborasi dalam memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan dan anak perempuan.

Program PIHAK disebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan akses layanan yang aman, tepat, dan berkualitas bagi para penyintas kekerasan. Melalui kemitraan strategis antara Takeda, UNFPA, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan sistem perlindungan di Indonesia dapat semakin kuat.

Sebagai bagian dari program CSR global Takeda yang berfokus pada penguatan sistem kesehatan, inisiatif WAC/PIHAK telah berjalan di Indonesia sejak 2023 dengan durasi empat tahun. Program ini melibatkan berbagai kementerian, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas lokal di sejumlah wilayah intervensi, guna memastikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *