PTPP Teken Tiga Proyek Kelembagaan Negara di IKN
Jakarta, Gatranews.id – PT PP (Persero) Tbk menandatangani tiga kontrak pembangunan fasilitas kelembagaan negara di Ibu Kota Nusantara. Penandatanganan dilakukan di Kantor Kemenko 4 IKN dan disaksikan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Acara ini juga dihadiri Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, dan Direktur Operasi Bidang Gedung PTPP, Yuyus Juarsa.
Tiga proyek itu meliputi pembangunan Kantor Pendukung Otorita IKN, gedung dan kawasan Sidang Paripurna, serta kawasan Gedung DPD RI. Seluruh paket pekerjaan masuk dalam sektor gedung dan kelembagaan negara. Proyek-proyek tersebut dikerjakan menggunakan pendanaan APBN.
Pembangunan Fasilitas Pendukung OIKN
Proyek Kantor Pendukung OIKN digarap melalui konsorsium PP–ADHI–JAKON KSO. Pekerjaan meliputi gedung kantor pendukung, gedung Polresta IKN, masjid kawasan, bangunan utilitas, serta penataan kawasan terpadu.
Proyek ini diharapkan memperkuat tata kelola pemerintahan OIKN. Fasilitas yang dibangun ditujukan untuk menunjang pelayanan publik di kawasan inti.
Untuk gedung dan kawasan Sidang Paripurna, PTPP bekerja dalam konsorsium PP–ADHI KSO. Bangunan dirancang dengan konsep modern, mengusung prinsip Smart Building dan Green Building. Teknologi Building Information Modelling (BIM) digunakan untuk meningkatkan akurasi pekerjaan.
Bangunan utama mencakup ruang sidang, ruang fraksi, fasilitas pendukung, serta penataan geoteknik kawasan. PTPP memegang peran utama dalam pekerjaan struktur, arsitektur, MEP, serta integrasi kawasan.
Proyek Gedung DPD RI
Pembangunan gedung DPD RI dilaksanakan oleh konsorsium ADHI–PP–Penta Rekayasa. Dalam proyek ini, PTPP memegang porsi pekerjaan terbesar.
Lingkupnya meliputi gedung utama, kawasan penunjang, lanskap hijau, serta infrastruktur berkelanjutan. PTPP memastikan penerapan standar keamanan dan fungsionalitas pada seluruh desain. Perusahaan juga menekankan pentingnya representasi identitas nasional pada bangunan tersebut.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menyatakan bahwa proyek-proyek di IKN menggunakan sistem pembayaran berbasis milestone. Ia menegaskan bahwa PTPP menjalankan pengawasan kualitas berlapis dan pendekatan Design & Build.
“Kami memastikan setiap pengerjaan memenuhi standar konstruksi tertinggi,” ujar Joko dalam keterangannya pada Jumat (5/11).
Dengan dimulainya tiga proyek kelembagaan ini, PTPP mempertegas posisinya sebagai kontraktor nasional unggulan. Perusahaan menilai pembangunan ini akan mempercepat perpindahan pusat pemerintahan ke Kalimantan Timur. PTPP juga menilai proyek-proyek tersebut memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
