Dugaan Bocornya CCTV & Isu Video Intim, Polemik Virgoun–Inara Rusli dan Insanul Fahmi Kembali Memanas
Jakarta, Gatranews.id – Bocornya rekaman CCTV yang disebut-sebut memuat adegan intim antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli kembali menjadi sorotan publik. Rekaman itu diklaim berasal dari kediaman Inara — bekas rumah milik mantan suaminya, Virgoun. Dugaan kebocoran muncul setelah Insanul, dalam podcast bersama Richard Lee, menyatakan bahwa video berdurasi sekitar dua jam itu kini telah berada di tangan istrinya, Wardatina Mawa, sebagai bukti dalam laporan ke penegak hukum.
Dalam tayangan podcast pada Rabu (26/11/2025), Insanul membeberkan dugaan bahwa mantan suami Inara, Virgoun, memiliki peran dalam penyebaran video tersebut. Informasi itu diperkuat dengan tangkapan layar pesan dari Virgoun kepada Inara yang — menurut Insanul — menunjukkan bahwa Virgoun punya “bukti” berupa rekaman dari sebuah kamar di lantai tiga rumah tersebut.
Sementara itu, istri sah Insanul, Wardatina Mawa, mengklaim bahwa rekaman CCTV berdurasi dua jam itu memperlihatkan tindakan yang disebutnya sebagai “zina besar”. Dalam pernyataannya, Mawa mengaku gemetar saat menyaksikan video tersebut dan yakin bahwa hubungan terlarang itu bukan sekali — melainkan diduga terjadi berulang kali.
Namun Mawa juga menegaskan bahwa ia tidak menyebarkan video itu ke publik. Menurut unggahan di Insta Story miliknya, video yang ditunjukkan hanya sebagian kecil dari keseluruhan rekaman. Seluruh video, kata dia, sudah diserahkan ke penyidik Polda Metro Jaya sebagai barang bukti, dan tidak akan dibagikan ke pihak lain demi menjaga privasi dan kehormatan keluarga.
Sejauh ini, nama Inara Rusli, Insanul Fahmi, dan Virgoun terus menjadi pusat perhatian publik dan media. Pihak penyidik Polda Metro Jaya sudah menerima laporan dugaan perzinahan berdasarkan video tersebut, namun belum ada keterangan resmi yang membahas seluruh detail, termasuk siapa yang pertama kali mengakses atau menyebarkan rekaman CCTV. Publik pun menunggu perkembangan proses hukum serta penegasan alat bukti digital yang sah agar tuduhan tidak semata-mata menjadi rumor.
