January 12, 2026

PTPP Dapat Kepercayaan Pemerintah Filipina untuk Bangun Jalur Rel Malolos–Clark

  • October 30, 2025
  • 2 min read
PTPP Dapat Kepercayaan Pemerintah Filipina untuk Bangun Jalur Rel Malolos–Clark

Jakarta, Gatranews.id – PT PP (Persero) Tbk kembali memperkuat kiprahnya di kancah internasional. Perusahaan konstruksi dan investasi milik negara itu dipercaya Pemerintah Filipina menjadi kontraktor utama proyek strategis Malolos–Clark Railway senilai PHP10,7 miliar dan US$6,8 juta atau sekitar Rp3,16 triliun.

Proyek ini merupakan bagian dari North–South Commuter Railway (NSCR) sepanjang 147 kilometer yang menjadi tulang punggung transportasi massal di Filipina. PTPP akan membangun struktur rel layang sepanjang 1,2 kilometer dan satu stasiun empat lantai di kawasan Blumentritt, Metro Manila.

“Kepercayaan ini menunjukkan PTPP tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga dipercaya di luar negeri. Kami membawa standar rekayasa, manajemen risiko, dan konstruksi hijau khas Indonesia ke level global,” kata Sekretaris Perusahaan PTPP, Joko Raharjo, di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Standar Ketat dan Teknologi Hijau

Proyek yang didanai Asian Development Bank (ADB) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) ini memiliki standar seleksi internasional yang ketat. PTPP dinilai mampu memenuhi kriteria teknis, finansial, dan tata kelola yang baik.

Dalam pelaksanaan proyek di jantung Metro Manila yang padat, PTPP menerapkan teknologi smart engineering dan digital construction. Beberapa di antaranya ialah desain monoline untuk efisiensi fondasi, penggunaan Giant Plumb Bob guna memastikan ketegakan bore pile, serta sistem digital Autodesk Construction Cloud untuk mempercepat verifikasi dokumen lintas tim.

Perusahaan juga mengadopsi prinsip green infrastructure yang diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 60.000 ton per tahun. Langkah ini sejalan dengan komitmen pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Perkuat Posisi Global

Partisipasi PTPP di proyek ini memperkuat portofolio internasional dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis perusahaan. Selain itu, proyek ini mendukung strategi PTPP Go Global 2025–2030, yang menargetkan ekspansi lebih luas di luar negeri.

“Ini bukan sekadar proyek rel, tapi momentum kebangkitan konstruksi Indonesia di kancah global. PTPP siap memperluas jejak, meningkatkan nilai perusahaan, dan memperkuat kepercayaan investor,” ujar Joko.

PTPP didirikan pada 1953 dan kini memiliki tujuh lini bisnis terintegrasi, mulai dari energi, properti, hingga jasa konstruksi. Perusahaan ini dikenal sebagai pionir konsep bangunan ramah lingkungan (green building) di Indonesia serta telah mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia sejak 2010.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *