January 12, 2026

Pos Indonesia Raih Empat Penghargaan di TOP GRC Awards 2025

  • September 10, 2025
  • 3 min read
Pos Indonesia Raih Empat Penghargaan di TOP GRC Awards 2025

Jakarta, Gatranews.id – PT Pos Indonesia (Persero) meraih empat penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards 2025. Ajang ini diikuti 134 perusahaan terbaik di Indonesia.

Penghargaan itu antara lain Top GRC Awards 2025 #Star dan The Most Committed GRC Leader 2025 untuk Plt Direktur Utama, Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman. Selain itu, Pos Indonesia juga meraih Golden Trophy Top Achievement dan The High Performing Board of Commissioners on GRC 2025. Penghargaan diterima Komisaris Utama, Muhammad Budi Djatmiko serta Corporate Secretary, Tata Sugiarta.

“Penghargaan ini adalah pengakuan atas komitmen kuat Pos Indonesia dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik. Capaian ini hasil kerja keras seluruh insan Pos Indonesia,” kata Budi Djatmiko dalam keterangannya pada Rabu (10/9).

Komitmen pada Tata Kelola

Pos Indonesia sudah dua tahun berturut-turut meraih predikat bintang lima. Jika capaian itu berlanjut hingga 2025, perusahaan berhak atas Golden Trophy.

Keberhasilan tersebut didukung sistem manajemen risiko terintegrasi SIMARIS. Sistem ini mencakup pencatatan risiko, pengolahan, audit internal, hingga saluran pelaporan digital dan whistle blower system.

Budi Djatmiko yang juga Ketua Komite Audit rutin memantau praktik di lapangan. Ia aktif turun setiap bulan ke daerah untuk mengecek langsung permasalahan.

Pos Indonesia mencatatkan pendapatan Rp5,01 triliun pada 2024. Laba bersih mencapai Rp747,13 miliar, naik 2,60% dibandingkan 2023.

Belanja modal juga naik menjadi Rp274,82 miliar atau tumbuh 4,99%. Transformasi digital melalui robotik sorting dan labeling di Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta meningkatkan efisiensi hingga 60%.

Kolaborasi dengan e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan TikTok membuat transaksi meningkat lebih dari 100% pada 2025. Pos Indonesia juga meluncurkan layanan COD Shopee sejak Agustus 2025.

Penguatan Kepemimpinan

Endy Abdurrahman menyebut penghargaan Golden Trophy Top Achievement sebagai bukti kerja keras jajaran direksi, komisaris, dan seluruh pegawai. “Trofi ini bukan akhir, melainkan batu loncatan untuk menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Ia menegaskan praktik GRC harus memperkuat kinerja dan memberi manfaat bagi masyarakat. Endy juga menekankan pentingnya integritas yang berjalan seiring inovasi.

Pada 2021, Endy pernah menerima penghargaan Special Appreciation on GRC Development. Saat itu ia menegaskan bahwa tata kelola dan manajemen risiko yang prudent adalah landasan utama perusahaan.

GRC dan Pertumbuhan Ekonomi

Staf Ahli Kemenko Perekonomian, Haryo Liman Seto, menilai praktik GRC penting bagi transformasi ekonomi nasional. Ia menyinggung target Presiden Prabowo Subianto.

“Praktik GRC bisa menjadi alat untuk transformasi ekonomi yang efektif, transparan, dan berkelanjutan,” kata Haryo.

Ia menambahkan, kolaborasi mutlak diperlukan agar target pertumbuhan ekonomi 8% tercapai.

Ketua KNKG, Mardiasmo, juga menekankan GRC sebagai alat ketahanan bisnis jangka panjang. Menurutnya, keberlanjutan membuat perusahaan memberi nilai langgeng bagi pemangku kepentingan.

Penghargaan yang diraih Pos Indonesia menjadi bukti konsistensi tata kelola. Dari sistem SIMARIS, WBS terintegrasi, hingga modernisasi digital, perusahaan menegaskan diri siap menghadapi persaingan global.

Di bawah kepemimpinan Endy Abdurrahman, Pos Indonesia bukan sekadar penerima penghargaan. Perusahaan menjadi panutan dalam membangun budaya tata kelola, risiko, dan kepatuhan.

Diketahui, acara puncak berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, Senin (8/9). Proses penilaian dilakukan selama dua bulan melalui wawancara mendalam sejak 25 Juni hingga 29 Agustus 2025.

TOP GRC Awards digelar Majalah Top Business bersama asosiasi GRC nasional. Ajang ini menjadi tolok ukur bergengsi dalam tata kelola perusahaan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *