January 12, 2026

PTPP Terapkan Inovasi Hydroseeding di Bendungan Bagong Trenggalek

  • September 3, 2025
  • 2 min read
PTPP Terapkan Inovasi Hydroseeding di Bendungan Bagong Trenggalek

Jakarta, Gatranews.id — PT PP (Persero) Tbk atau PTPP menerapkan inovasi ramah lingkungan pada proyek Bendungan Bagong Paket III di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Perusahaan konstruksi ini menggunakan metode hydroseeding untuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitar bendungan.

Nilai kontrak proyek mencapai Rp 402,3 miliar termasuk PPN. Masa pelaksanaan berlangsung 376 hari kalender, sejak 20 Desember 2024 hingga 31 Desember 2025.

Per 31 Agustus 2025, progres pembangunan sudah 40,65 persen. Capaian ini lebih cepat dari target.

Manfaat Bendungan Bagong

Bendungan Bagong dirancang dengan spillway tipe Ogee yang dilengkapi dua stilling basin. Desain ini berfungsi meredam energi air sekaligus mencegah erosi.

Manfaat lain, bendungan akan menyuplai air baku 153 liter per detik dan mengairi lahan pertanian seluas 977 hektar. Risiko banjir di Kota Trenggalek juga bisa ditekan, dari 203 meter kubik per detik menjadi 44 meter kubik per detik.

Dengan manfaat tersebut, bendungan diharapkan mendukung sektor pertanian dan menjaga pasokan air bersih. Infrastruktur ini juga akan mengurangi kerugian akibat banjir.

Inovasi Hydroseeding

PTPP menerapkan metode hydroseeding untuk revegetasi di area lereng bendungan. Metode ini dianggap lebih efisien dibandingkan penanaman manual, terutama di lahan miring.

Teknologi ini memperkuat lereng, menutup lahan lebih cepat dan merata, serta menghasilkan vegetasi yang lebih baik. Penerapan hydroseeding juga mengurangi erosi secara signifikan.

Jenis tanaman yang digunakan adalah legume cover crops seperti Centrosema pubescens, Colopogonium mucunoides, dan Pueraria javanica. Tanaman ini mampu mengikat nitrogen dan memperkuat struktur tanah.

“Hydroseeding adalah bukti bahwa kami tidak hanya fokus pada fisik proyek, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” kata Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo.

Komitmen Infrastruktur Hijau

PTPP menegaskan komitmen pada praktik konstruksi berkelanjutan melalui inovasi ini. Perusahaan ingin menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat luas sekaligus ramah lingkungan.

“Dengan selesainya proyek ini akhir 2025, Bendungan Bagong akan menjadi contoh pembangunan bendungan modern yang inovatif dan ramah lingkungan,” ujar Joko.

Ia menambahkan, bendungan ini juga akan memberi kesejahteraan bagi masyarakat Trenggalek. “Komitmen PTPP adalah membangun infrastruktur hijau yang berkelanjutan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *