Xinhai Investasi USD 40 Juta Bangun Pabrik Tekstil di Brebes
Brebes, Gatranews.id – PT Xinhai Knitting Indonesia menanamkan investasi senilai lebih dari US$40 juta untuk membangun pabrik tekstil di Brebes, Jawa Tengah. Pabrik yang berdiri di atas lahan 8 hektare ini diproyeksikan menyerap 8.000 tenaga kerja lokal.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza menyebut investasi ini sebagai langkah strategis yang memperkuat daya saing industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional.
“Ini awal dari kerja sama jangka panjang yang diharapkan membawa manfaat nyata bagi investor, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Faisol saat peletakan batu pertama, Jumat (11/7).
Menurut Faisol, kehadiran PT Xinhai Knitting Indonesia mencerminkan kepercayaan investor global terhadap iklim industri Indonesia.
“Indonesia bukan hanya mampu menarik investasi, tapi juga punya potensi besar di pasar global,” katanya.
Ia menambahkan, industri TPT merupakan sektor prioritas dalam peta jalan pembangunan industri nasional. Pada triwulan I 2025, sektor ini tumbuh 4,64%. Sementara nilai ekspor periode Januari-April 2025 mencapai US$3,38 miliar, naik 3,57% dari tahun sebelumnya.
Produksi perdana pabrik dijadwalkan mulai Juli 2026. Pabrik akan menggunakan panel surya dan pengolahan limbah sesuai standar industri hijau.
“Ini bentuk komitmen terhadap energi terbarukan dan lingkungan berkelanjutan,” ucap Faisol.
Untuk memperkuat industri TPT, Kemenperin menyiapkan lima kebijakan strategis. Di antaranya penggunaan bahan baku ramah lingkungan, efisiensi energi, penerapan ekonomi sirkular, insentif untuk industri hijau, serta proyek daur ulang tekstil pascakonsumsi.
Faisol menyebut kehadiran Xinhai yang terintegrasi dalam rantai pasok H&M sebagai peluang besar.
“Ini sejalan dengan visi Indonesia membangun sektor manufaktur yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan,” katanya.
Punya Potensi Besar
Direktur PT Xinhai Knitting Indonesia, Huang Lu Yu, mengatakan pihaknya memilih Indonesia karena melihat potensi besar.
“Kami punya basis produksi di China dan Myanmar. Brebes kami pilih sebagai titik awal baru karena lokasinya strategis dan SDM-nya melimpah,” ucapnya.
Menurut Huang, masyarakat Brebes yang ramah juga menjadi pertimbangan penting.
“Kami percaya diri berinvestasi di sini dan siap memperkuat kerja sama dengan H&M melalui fasilitas ini,” tutupnya.
