Master Limbad Sempat Ditahan Imigrasi Arab Saudi karena Gigi Taring Tanam
Jakarta, Gatranews.id — Pesulap dan seniman aksi ekstrem asal Indonesia, Master Limbad, dikabarkan sempat mengalami kendala saat menjalani proses pemeriksaan imigrasi di Bandara Jeddah, Arab Saudi. Penyebabnya adalah gigi taring tanam yang dikenakan Limbad, yang membuat petugas imigrasi mencurigainya dan bahkan sempat menyebutnya sebagai “syaiton” (setan).
Informasi tersebut diungkapkan komika Abdur Arsyad dalam sebuah episode podcast “Tuah Kreasi” yang diunggah baru-baru ini. Abdur menceritakan pengalamannya mendampingi Master Limbad saat keduanya menjalankan ibadah umrah pada Februari 2025 lalu.
“Saat di imigrasi Jeddah, Limbad diperiksa karena gigi taring tanamnya tidak bisa dilepas. Petugas di sana terlihat kaget dan sempat berkata ‘syaiton, syaiton’,” kata Abdur dalam podcast tersebut.
Menurut Abdur, gigi taring yang terpasang secara permanen itu menjadi perhatian petugas karena tampilan Limbad yang dianggap tidak lazim. Petugas disebutkan sempat menahan Limbad untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Untungnya, Limbad bisa menjelaskan bahwa dirinya adalah public figure dari Indonesia. Setelah itu, barulah diperbolehkan masuk,” ujar Abdur.
Meski begitu, tidak dijelaskan secara rinci berapa lama proses penahanan berlangsung maupun bagaimana respons resmi dari otoritas bandara.
Hingga Kamis (4/7/2025), belum ada pernyataan resmi dari pihak Master Limbad maupun perwakilan agensinya terkait insiden tersebut. Namun, cerita ini telah tersebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan warganet.
Sebagian besar warganet menanggapi insiden ini dengan nada humoris, mengingat sosok Master Limbad selama ini dikenal dengan penampilannya yang nyentrik dan jarang berbicara di depan publik.
Master Limbad atau Salim (nama asli), dikenal lewat berbagai atraksi ekstrem yang sering ditampilkannya di layar kaca. Ia kerap muncul dengan pakaian serba hitam, rambut gondrong, dan aksesoris khas seperti taring tanam dan jubah, yang menjadi ciri khasnya.
