Dihujat Usai Dapat Hak Asuh Anak, Ini Tanggapan Tegas Baim Wong
Jakarta, Gatranews.id – Aktor sekaligus YouTuber Baim Wong kembali menjadi sorotan publik usai resmi memenangkan hak asuh atas kedua anaknya, Kiano Tiger Wong dan Kenzo Eldrago Wong, dalam putusan Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta pada 18 Juni 2025. Meski keputusan itu bersifat final, tak sedikit warganet yang justru melayangkan kritik dan mempertanyakan kelayakan Baim sebagai ayah tunggal.
Menanggapi hujatan yang membanjiri media sosial, Baim Wong akhirnya angkat bicara melalui unggahan di platform Threads. Dalam pernyataan singkat namun menyentuh, Baim menegaskan bahwa ia memilih untuk tidak membalas hinaan dan memilih fokus menjalani hidup dengan damai.
“Saya terima… tidak pernah saya balas satu kata pun… saya sudah memaafkan dan saya tidak menyimpan rasa dendam sedikit pun. Sekarang, biarkan saya hidup tenang…” tulis Baim.
Pernyataan tersebut mendapat banyak dukungan dari para penggemarnya, meski tidak sedikit pula yang tetap mempertanyakan alasan pengadilan memberikan hak asuh sepenuhnya kepada pihak ayah.
Faktor Kedekatan Emosional Jadi Pertimbangan
Menurut kuasa hukum Baim, Fahmi Bachmid, keputusan pengadilan diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kedekatan emosional anak-anak dengan ayah mereka. Dalam sidang, tim kuasa hukum menghadirkan bukti dan saksi yang menunjukkan bahwa Baim memiliki hubungan erat dan intens dengan kedua putranya.
“Faktor kenyamanan dan kestabilan psikologis anak sangat menentukan. Hakim mempertimbangkan bahwa saat ini lingkungan yang paling aman dan stabil untuk anak-anak adalah bersama ayahnya,” ujar Fahmi.
Respons Paula Verhoeven: Ikhlas dan Tak Ajukan Kasasi
Sementara itu, Paula Verhoeven, mantan istri Baim, memilih sikap tenang dan legawa. Melalui unggahan di media sosial, Paula menyampaikan bahwa ia menerima keputusan tersebut sebagai bagian dari rencana Tuhan.
“Saya percaya ini adalah yang terbaik menurut Allah. Saya hanya ingin yang terbaik untuk Kiano dan Kenzo,” tulis Paula dalam Instagram Story.
Ia juga mengajak publik untuk menghentikan spekulasi dan menyerukan doa agar keduanya tetap bisa menjadi orang tua yang saling mendukung, meski tidak lagi hidup bersama.
Hak Bertemu Ibu Tetap Dijamin
Meskipun hak asuh jatuh ke tangan Baim, pengadilan tidak mencabut hak Paula untuk bertemu dan menjalin hubungan dengan anak-anaknya. Jika suatu saat hak tersebut terhambat, Paula memiliki jalan hukum untuk menempuh gugatan baru.
“Tidak ada larangan bagi ibu untuk mengunjungi anak-anaknya. Jika ada pembatasan secara sepihak, itu bisa menjadi dasar untuk meninjau kembali hak asuh,” jelas pengamat hukum keluarga, Alvon Kurnia Palma.
Kasus hak asuh antara Baim dan Paula menyoroti kembali kompleksitas dalam perkara perceraian figur publik. Bukan hanya proses hukumnya yang jadi perhatian, tapi juga opini publik yang kerap kali menghakimi tanpa memahami konteks yang utuh.
Psikolog keluarga, dr. Andjani Utami, menyampaikan keprihatinan terhadap dampak komentar publik terhadap anak-anak yang sedang tumbuh dalam situasi sensitif.
“Anak-anak dalam keluarga publik memiliki hak privasi yang sama. Stigma dan pemberitaan negatif bisa memengaruhi kondisi emosional mereka ke depan,” ujarnya.
Meski keputusan hukum telah diketok dan proses perceraian rampung, tanggung jawab sebagai orang tua masih terus berjalan bagi Baim Wong dan Paula Verhoeven. Respons bijak keduanya, terutama di tengah tekanan publik, menunjukkan bahwa mereka tetap memprioritaskan kepentingan anak-anak di atas segalanya.
Kini, publik diharapkan mampu menahan diri dalam beropini dan memberikan ruang bagi keduanya untuk menjalankan peran sebagai orang tua secara damai dan konstruktif.
