PTPP Bangun RS Vertikal Modern di Riau
Jakarta, Gatranews.id – PT PP (Persero) Tbk mulai membangun Rumah Sakit UPT Vertikal Kementerian Kesehatan di Riau. Proyek senilai Rp663,2 miliar itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sabtu pekan lalu.
Rumah sakit vertikal ini dirancang sebagai pusat rujukan penyakit jantung, stroke, ginjal, dan kanker untuk wilayah Sumatra. Masa pelaksanaan proyek 600 hari kalender.
Budi Gunadi mengatakan, pembangunan rumah sakit ini merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dalam negeri.
“Rumah sakit ini harus menjadi pusat unggulan. Tidak hanya untuk jantung, stroke, dan ginjal, tetapi juga kanker,” kata Budi dalam sambutannya.
Ia menyebut, potensi belanja masyarakat Indonesia di sektor kesehatan luar negeri mencapai Rp176 triliun per tahun.
“Kalau kita bisa merebut 10% saja dari belanja itu, sudah cukup besar dampaknya,” ujarnya.
Inovasi Konstruksi
Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad menjelaskan pihaknya menerapkan teknologi konstruksi half-slab precast untuk efisiensi waktu dan kualitas struktur bangunan.
“Kami menggunakan sistem pracetak setengah pelat untuk percepatan pekerjaan pelat lantai, tanpa mengorbankan mutu,” kata Novel dalam keterangan yang diterima pada Jumat (13/6).
Untuk struktur semi-basement, PTPP memilih dinding pracetak untuk mengantisipasi muka air tanah yang cukup tinggi di lokasi proyek, yakni ±2,5 meter. Teknologi ini dinilai mampu menahan tekanan tanah dan mengurangi deformasi.
Rumah sakit ini dirancang dengan fasad bergaya arsitektur Melayu Riau. Langkah itu diambil agar bangunan tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga ikon kebudayaan daerah.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo mengatakan proyek ini didanai oleh pemerintah pusat. Sehingga tidak membebani anggaran daerah.
Ia berharap kehadiran rumah sakit ini mendorong tumbuhnya sektor lain. Seperti pariwisata medis, transportasi, dan kuliner.
“Ini akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal melalui multiplier effect,” ujar Joko.
