February 4, 2026

Optik Tunggal dan Mayapada Eye Centre Hadirkan Layanan Vision Care Terintegrasi

  • January 30, 2026
  • 4 min read
Optik Tunggal dan Mayapada Eye Centre Hadirkan Layanan Vision Care Terintegrasi

Jakarta, Gatranews.id – Optik Tunggal menjalin kerja sama strategis dengan Mayapada Eye Centre (MEC). Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan model layanan vision care terintegrasi di lingkungan klinik mata.

MEC merupakan bagian dari jaringan Mayapada Healthcare. Kerja sama ini difokuskan pada kesinambungan layanan kesehatan penglihatan, khususnya setelah pasien menjalani pemeriksaan dokter mata.

Peluncuran kolaborasi tersebut digelar pada Rabu (28/1). Acara berlangsung di unit terbaru Mayapada Eye Centre yang berlokasi di Mayapada Tower 2 Sudirman, Jakarta.

Lokasi ini menjadi tahap awal penerapan sistem layanan terintegrasi. Sistem tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih terarah, nyaman, dan terukur bagi profesional perkantoran serta masyarakat urban di kawasan bisnis Jakarta.

Melalui kerja sama ini, Optik Tunggal dan MEC menghubungkan pemeriksaan medis dengan solusi kacamata dalam satu ekosistem layanan. Pendekatan ini bertujuan mengurangi jeda layanan setelah pemeriksaan medis.

Model layanan tersebut juga memastikan pasien memperoleh tindak lanjut sesuai rekomendasi dokter. Proses lanjutan dilakukan tanpa harus berpindah ke penyedia layanan lain.

Direktur Operasional Optik Tunggal, Doli Rosmiaty, mengatakan kerja sama ini dibangun dengan kerangka layanan yang menyeluruh. Integrasi dinilai penting untuk menjaga konsistensi kualitas layanan.

“Kami melihat kolaborasi ini sebagai sistem layanan yang terintegrasi, sehingga pasien mendapatkan solusi yang tepat, konsisten, dan terukur. Dengan menggabungkan keunggulan klinis MEC dan standar vision care Optik Tunggal, seluruh alur layanan dapat berjalan seamless dan sesuai standar,” ujar Doli.

Ia menambahkan, melalui model ini pihaknya dapat memantau kualitas layanan secara menyeluruh. Pemantauan dilakukan sejak resep dokter diterbitkan hingga kacamata digunakan pasien.

“Ke depan, kerja sama ini juga akan diperluas ke Mayapada Eye Centre cabang lainnya,” kata Doli.

Kehadiran Optik Tunggal di lingkungan rumah sakit tidak diposisikan sebagai unit ritel semata. Optik Tunggal menjadi bagian dari alur layanan kesehatan penglihatan yang berkesinambungan.

Pendekatan ini menekankan integrasi layanan. Kehadiran optik diposisikan sebagai pendukung proses medis, bukan sekadar fasilitas tambahan.

Dalam kerja sama ini, Optik Tunggal mengelola proses penebusan resep kacamata secara sistematis. Seluruh proses mengikuti standar layanan vision care yang telah diterapkan secara nasional.

Alur layanan dirancang berjalan tanpa hambatan, mulai dari penerimaan resep hingga penggunaan kacamata. Sistem terintegrasi ini memungkinkan pemantauan kualitas di setiap tahapan layanan.

Konsistensi kualitas menjadi fokus utama kedua pihak. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan.

Secara strategis, kolaborasi ini diposisikan sebagai pilot project. Hasil implementasi akan menjadi dasar pengembangan model serupa di jaringan MEC lainnya.

Pendekatan bertahap dipilih untuk memastikan kesiapan sistem dan sumber daya. Kualitas layanan bagi pasien tetap menjadi prioritas utama.

Bagi pasien, integrasi layanan ini diharapkan memberikan pengalaman yang lebih sederhana. Pasien tidak perlu mencari layanan lanjutan secara terpisah setelah pemeriksaan.

Seluruh proses berada dalam satu ekosistem layanan kesehatan mata. Koordinasi antarlayanan dilakukan secara terstruktur.

Head of Marketing Optik Tunggal, Fira Basuki, mengatakan komunikasi dalam kolaborasi ini berfokus pada peningkatan literasi kesehatan mata. Edukasi pasien menjadi perhatian utama.

“Kami ingin pasien merasa mendapatkan pendampingan, bukan ditawarkan promosi. Edukasi lebih penting daripada eksposur semata,” katanya.

Menurut Fira, pendekatan tersebut ditujukan untuk membangun kepercayaan jangka panjang. Optik Tunggal ingin memperkuat posisinya sebagai mitra vision care di sektor medis.

Model layanan terintegrasi ini juga mendukung continuity of care. Rekomendasi medis dapat diterjemahkan secara konsisten ke dalam solusi kacamata.

Konsistensi tersebut dinilai penting untuk menjaga hasil pemeriksaan tetap optimal. Dampak jangka panjang terhadap kesehatan penglihatan pasien menjadi perhatian utama.

Chief Operating Officer Mayapada Eye Centre, Navin Nathani, menyatakan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen MEC. MEC berfokus menghadirkan layanan kesehatan mata premium yang terintegrasi dan berpusat pada pasien.

“Kehadiran layanan optik mendukung MEC menghadirkan perawatan mata berstandar tinggi yang terhubung dengan layanan unggulan di jaringan Mayapada Hospital,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan ini penting untuk penanganan gangguan mata yang berkaitan dengan kondisi medis lain. Dukungan dokter spesialis dan subspesialis mata menjadi keunggulan utama.

“Didukung teknologi diagnostik canggih untuk deteksi dini, kami berharap kolaborasi ini memberikan pengalaman pasien yang lebih menyeluruh dan optimal,” kata Navin.

Ke depan, Optik Tunggal dan Mayapada Eye Centre berkomitmen mengembangkan model layanan ini secara bertahap. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menjaga relevansi dan efektivitas sistem.

Kedua pihak berharap kolaborasi ini menghadirkan standar baru layanan kesehatan penglihatan di Indonesia. Integrasi, edukasi, dan kualitas layanan menjadi pilar utama kerja sama tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *