January 12, 2026

PKB Tidak Terburu-buru Cari Pengganti Ma’ruf Amin Usai Mundur dari Dewan Syura

  • December 24, 2025
  • 2 min read
PKB Tidak Terburu-buru Cari Pengganti Ma’ruf Amin Usai Mundur dari Dewan Syura

Jakarta, Gatranews.id – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menegaskan bahwa partai tidak akan terburu-buru mencari pengganti Ma’ruf Amin setelah yang bersangkutan resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Syura PKB. Sikap ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian partai dalam menjaga stabilitas organisasi sekaligus menghormati peran besar Ma’ruf Amin dalam perjalanan politik PKB selama ini. Meski posisi strategis tersebut kini kosong, DPP PKB memastikan bahwa roda organisasi tetap berjalan normal dan tidak mengalami kendala berarti.

Pengunduran diri Ma’ruf Amin dari struktur PKB diketahui telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dan disampaikan langsung kepada Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar. Selain mundur dari PKB, Ma’ruf juga melepaskan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Alasan utama pengunduran diri tersebut adalah keinginannya untuk menjalani uzlah atau lebih memfokuskan diri pada ibadah, sekaligus memberikan ruang regenerasi bagi tokoh-tokoh lain yang dinilai lebih siap melanjutkan peran kepemimpinan.

DPP PKB menilai tidak ada urgensi untuk segera menunjuk sosok pengganti Ketua Dewan Syura. Seluruh fungsi kepartaian saat ini tetap dijalankan oleh jajaran pengurus sesuai dengan tugas dan bidang masing-masing. PKB memilih untuk menempuh proses yang matang dan penuh pertimbangan agar keputusan yang diambil nantinya benar-benar sesuai dengan nilai, tradisi, serta kebutuhan partai ke depan. Langkah ini sekaligus menunjukkan sikap dewasa PKB dalam menyikapi perubahan di internal partai.

Dalam tradisi PKB, pengambilan keputusan strategis, termasuk penunjukan Ketua Dewan Syura, tidak lepas dari musyawarah dan pertimbangan para kiai sepuh. Oleh karena itu, proses pencarian pengganti Ma’ruf Amin nantinya akan melibatkan tokoh-tokoh ulama yang memiliki peran penting dalam sejarah dan arah perjuangan PKB. Pendekatan ini mencerminkan karakter PKB sebagai partai yang berakar kuat pada nilai-nilai keislaman dan tradisi Nahdlatul Ulama.

Dengan memilih tidak tergesa-gesa, PKB ingin memastikan transisi kepemimpinan berjalan secara tenang dan berkelanjutan. Meski kehilangan sosok besar seperti Ma’ruf Amin, partai tetap optimistis dapat melanjutkan agenda politik dan konsolidasi internal tanpa gangguan. Keputusan ini juga menjadi sinyal bahwa PKB mengutamakan stabilitas organisasi dan kualitas kepemimpinan dibandingkan kepentingan jangka pendek, terutama dalam menghadapi dinamika politik nasional ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *