Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas
Jakarta, Gatranews.id – Lebih dari 980 mantan karyawan KB Bank, sebelumnya dikenal sebagai Bank Bukopin, menggelar aksi protes damai di depan Kantor Pusat KB Bank di Jalan MT Haryono, Jakarta, pada Rabu, 24 Desember 2025. Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan hak-hak normatif karyawan yang mereka klaim belum diselesaikan oleh perusahaan pasca Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Masalah utama yang dipersoalkan meliputi pembayaran pesangon yang belum tuntas, pencairan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), serta berbagai administrasi ketenagakerjaan lainnya. Para eks karyawan menegaskan bahwa mayoritas dari mereka memiliki masa kerja lebih dari lima tahun, yang memperkuat tuntutan atas hak-hak yang seharusnya diterima.
Dalam pernyataan tertulisnya, perwakilan mantan karyawan mengungkapkan kontribusi mereka di masa lalu. “KB Bank pernah berhasil melewati krisis berat pada 2020, yang menurut kami tidak terlepas dari kontribusi dan loyalitas karyawan,” tulis mereka. Namun, setelah melalui proses akuisisi dan perubahan manajemen, berbagai kebijakan restrukturisasi justru berdampak buruk pada kondisi ketenagakerjaan. Mereka menyoroti serangkaian kebijakan seperti restrukturisasi berulang melalui program organisasi baru, perekrutan pejabat baru dengan kompensasi tinggi, pergantian manajemen dan perubahan nama bank, penutupan sejumlah kantor cabang, serta terjadinya PHK massal pada 2023 yang kembali terjadi pada 2025.
Mereka secara tegas mempertanyakan komitmen perusahaan. “Fakta bahwa hingga saat ini hak-hak karyawan pasca PHK belum diselesaikan secara tuntas menimbulkan pertanyaan terkait tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan,” demikian pernyataan tertulis perwakilan mantan karyawan.
Tuntutan konkret yang diajukan mencakup transparansi dasar dan parameter PHK, pembayaran pesangon sesuai peraturan perundang-undangan, serta pembayaran DPLK secara utuh yang ditegaskan sebagai hak karyawan di luar pesangon.
Para eks karyawan juga mempertanyakan kondisi keuangan KB Bank. Mereka menyoroti kesenjangan yang terjadi, “di tengah informasi adanya pembayaran kompensasi tinggi kepada manajemen dan pegawai baru,” sementara kewajiban terhadap karyawan lama belum dipenuhi. Mereka berharap isu ini mendapat perhatian dari publik dan semua pemangku kepentingan.
Sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara simbolis, para mantan karyawan berencana meletakkan karangan bunga di depan kantor pusat bank. Mereka juga berharap kehadiran media dapat menyampaikan suara mereka secara berimbang kepada masyarakat luas. Hingga saat ini, pihak manajemen KB Bank belum memberikan keterangan resmi menanggapi tuntutan tersebut.
