February 4, 2026

Mooochii Catat Sejarah sebagai Mochi Khas Jepang Halal Pertama di Indonesia

  • December 19, 2025
  • 3 min read
Mooochii Catat Sejarah sebagai Mochi Khas Jepang Halal Pertama di Indonesia

Jakarta, Gatranews.id – Mooochii menandai babak baru dalam industri camilan di Indonesia dengan menghadirkan mochi khas Jepang yang telah bersertifikat halal. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk mochi, Mooochii tampil sebagai pembeda karena tidak hanya mengedepankan cita rasa dan tekstur, tetapi juga memastikan standar kehalalan yang jelas dan terverifikasi. Inovasi ini mengantarkan Mooochii memperoleh pencatatan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) sebagai mochi khas Jepang halal pertama di Indonesia, sekaligus mengukuhkannya sebagai pelopor di kategori tersebut.

Pendiri dan Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, menegaskan bahwa pencatatan ini mencerminkan keberhasilan adaptasi budaya yang dilakukan secara bertanggung jawab. “Pencatatan Mooochii sebagai mochi khas Jepang halal pertama di Indonesia merupakan bentuk pengakuan atas inovasi dan keberanian pelaku usaha dalam menghadirkan produk pangan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Ini menunjukkan bahwa produk berbasis budaya global dapat diadaptasi secara bertanggung jawab tanpa kehilangan nilai keasliannya,” ujar Paulus Pangka.

Mochi merupakan panganan tradisional Jepang yang telah dikenal sejak ratusan tahun lalu dan sarat makna budaya. Di Jepang, mochi kerap disajikan dalam berbagai perayaan dan momen penting sebagai simbol kebersamaan. Mooochii berupaya mempertahankan nilai tersebut dengan menghadirkan mochi bertekstur lembut dan kenyal, namun dikemas secara modern agar praktis dikonsumsi kapan saja. Proses produksinya dirancang untuk menjaga karakter autentik mochi Jepang, tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan dan kehalalan.

Keunggulan utama Mooochii terletak pada sertifikasi halal resmi dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi ini memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap produksi, telah memenuhi standar halal yang ketat. Aspek ini pula yang menjadi dasar pencatatan oleh LEPRID dan sekaligus menjawab kebutuhan konsumen Muslim yang semakin kritis terhadap produk makanan yang dikonsumsi.

Kepala Proyek Mooochii, Rizki Dewantara, menyebut pengakuan dari LEPRID sebagai tonggak penting dalam perjalanan merek. “Sejak awal, Mooochii kami rancang bukan sekadar sebagai camilan, tetapi sebagai representasi mochi Jepang yang autentik, halal, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Pengakuan dari LEPRID menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi, menjaga kualitas, dan memperluas distribusi ke lebih banyak daerah di Indonesia,” kata Rizki Dewantara.

Secara pasar, Mooochii menyasar segmen yang luas, mulai dari remaja, pekerja kantoran, hingga konsumen rumah tangga. Produk ini telah dipasarkan melalui berbagai platform e-commerce seperti TikTok Shop dan Shopee, serta jaringan toko offline yang menjangkau puluhan ribu titik penjualan di berbagai wilayah Indonesia. Strategi distribusi ini memperkuat posisi Mooochii sebagai produk yang mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan konsumen modern.

Tagline “Diberikan kepada orang yang tersayang” menjadi cerminan filosofi Mooochii sebagai lebih dari sekadar makanan ringan. Produk ini diposisikan sebagai bentuk perhatian dan hadiah berkualitas bagi orang-orang terdekat, sejalan dengan makna historis mochi sebagai sajian yang kerap hadir dalam momen-momen istimewa.

Ke depan, Mooochii berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi rasa, mengikuti dinamika tren pasar, serta memperluas jaringan distribusi ke berbagai daerah. Pengakuan dari LEPRID dipandang bukan sebagai titik akhir, melainkan sebagai pijakan untuk menjaga konsistensi kualitas dan memperkuat daya saing. Di tengah persaingan industri makanan yang semakin ketat, Mooochii menunjukkan bahwa perpaduan antara inovasi, pelestarian budaya, dan kepatuhan terhadap standar halal mampu melahirkan produk lokal yang berkelas dan mendapat pengakuan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *