AI Indonesia Berkolaborasi dengan MCorp, Luncurkan 3 Produk AI
Jakarta, Gatranews.id – MCorp resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan PT AI Indonesia dalam pengembangan tiga produk berbasis kecerdasan artifisial. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem pemasaran nasional yang kian bergantung pada teknologi.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam MarkPlus Conference 2026. Acara tahunan MCorp itu digelar pada Kamis (11/12 di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta.
MarkPlus Conference dikenal sebagai forum rujukan bagi para profesional pemasaran. Forum ini menghadirkan berbagai wawasan terbaru terkait tren dan tantangan industri pemasaran.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kolaborasi MCorp dan PT AI Indonesia menjadi salah satu sorotan utama. Kerja sama ini dinilai mencerminkan arah baru transformasi pemasaran berbasis teknologi.
MCorp yang didirikan oleh Hermawan Kartajaya disebut tengah memasuki fase baru transformasi digital. Langkah tersebut diwujudkan melalui kemitraan dengan PT AI Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi dan implementasi teknologi kecerdasan artifisial.
PT AI Indonesia selama ini melayani kebutuhan korporasi nasional maupun lembaga publik. Fokus perusahaan ini adalah penerapan teknologi AI yang bersifat strategis dan aplikatif.
Dalam sambutannya, Hermawan menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin. Menurut dia, perkembangan teknologi yang cepat menuntut keterbukaan terhadap kemitraan strategis.
“Saya senang dengan PT AI Indonesia yang menjadi partner kami. Karena kami sadar bahwa kami membutuhkan kerja sama dengan perusahaan di bidang Artificial Intelligence,” ujar Hermawan.
“Perusahaan kami fokus di bidang marketing dan PT AI Indonesia fokus di bidang implementasi teknologi AI,” katanya di hadapan ribuan peserta konferensi.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan tiga produk utama berbasis AI. Produk-produk ini diklaim mampu mempercepat adopsi kecerdasan artifisial dalam dunia pemasaran.
CEO PT AI Indonesia, Sony Subrata mengatakan, ketiga produk tersebut dirancang untuk memberi nilai strategis. Sasaran utamanya meliputi institusi pendidikan, pemilik merek, hingga korporasi besar.
Sony menjelaskan, kolaborasi MarkPlus dan PT AI Indonesia saat ini mengembangkan MAISTRO, Strategic Brand Guidelines 2026, dan SuperSalesAgent. Ketiganya dikembangkan secara paralel.
“Pertama, adalah MAISTRO, sebuah program pendidikan dengan konsep video-on-demand. Semua AI video ini akan diproduksi sebanyak 150 tema untuk 100 kampus di seluruh Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, MAISTRO menghadirkan terobosan baru dalam pembelajaran pemasaran. “Digital twin dari Bapak Hermawan Kartajaya akan mengajar berbagai konsep dan studi kasus marketing dalam bentuk AI video,” ujarnya.
Produk kedua adalah Strategic Brand Guidelines 2026. Produk ini disusun dengan memanfaatkan berbagai platform generative AI.
“Kedua, kami mengembangkan Strategic Brand Guidelines 2026 dengan memanfaatkan Claude Opus 4.5, Gemini 3, Perplexity Pro, Super Grok Heavy, dan ChatGPT 5.1. Dengan dokumen ini, pemilik brand akan mendapatkan rekomendasi strategi yang komprehensif dan implementatif,” katanya.
Produk ketiga yang dikembangkan adalah SuperSalesAgent. Produk ini dirancang sebagai agen AI untuk mendukung aktivitas penjualan korporasi.
“Ketiga, hadir SuperSalesAgent yang merupakan AI Agent untuk membantu korporasi sebagai sales team terbaik. AI Agent ini bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dan diprogram memahami strategi marketing dari literatur MarkPlus,” jelas Sony.
Menurutnya, SuperSalesAgent dikembangkan agar mampu berkomunikasi secara canggih. Agen ini diharapkan dapat berperan sebagai penjual digital yang adaptif dan responsif.
Kerja sama MCorp dan PT AI Indonesia dinilai sebagai langkah strategis. Kolaborasi ini memperkuat posisi Indonesia dalam era pemasaran modern berbasis kecerdasan artifisial.
Melalui kolaborasi tersebut, peluang baru di sektor pendidikan dan industri diharapkan terbuka. Korporasi juga didorong untuk mempercepat transformasi digital secara berkelanjutan.
