Pluang Luncurkan Aura AI untuk Analisis Saham dan Crypto
Jakarta, Gatranews.id – Pluang meluncurkan Aura AI, fitur analisis pasar berbasis kecerdasan buatan untuk saham dan crypto. Fitur ini menjadi yang pertama di Indonesia. Perusahaan menyebut teknologi tersebut memudahkan investor mengambil keputusan dengan cepat.
Aura AI tersedia 24 jam di aplikasi Pluang. Fitur ini dapat menganalisis lebih dari 1.000 aset, termasuk saham Amerika Serikat, ETF, dan crypto. Informasi yang diberikan mencakup analisis fundamental, teknikal, dan tren pasar.
Teknologi AI mengolah data harga, volume, dan sentimen dari berbagai sumber. Sistem kemudian membaca pola pergerakan menggunakan algoritma machine learning. Hasil analisis ditampilkan secara real time.
Aura AI juga menunjukkan sentimen pasar terkini. Pengguna dapat mengetahui apakah sebuah aset berada dalam tren naik atau turun. Informasi tersebut membantu investor menimbang langkah trading berbasis data.
AI dalam trading bekerja dengan mempelajari data historis dan perubahan sentimen. Teknologi ini mampu merespons dinamika pasar yang bergerak cepat. Proses analisis berlangsung otomatis dan terukur.
Tahapan kerja AI meliputi pengumpulan data, pemrosesan, pelatihan model, dan evaluasi. Setelah model terbentuk, AI dapat menganalisis berbagai aset. Sistem juga diperbarui berkala agar tetap relevan.
Aura AI memiliki tiga fitur utama. Fitur itu mencakup analisis teknikal dan fundamental, ringkasan tren pasar, dan pemantauan sentimen berita global serta lokal. Semua informasi disusun agar mudah dipahami pengguna.
Pluang menyatakan fitur tersebut dirancang untuk semua tingkat investor. Pengguna pemula bisa memahami analisis yang disajikan. Trader berpengalaman juga dapat memanfaatkan insight cepat untuk memperkuat strategi.
Kemudahan Analisis dalam Satu Aplikasi
Kehadiran Aura AI mengatasi kebiasaan investor yang sebelumnya harus bolak-balik antara aplikasi trading dan aplikasi AI. Banyak pengguna sebelumnya bergantung pada platform seperti ChatGPT atau Gemini. Proses itu dinilai tidak praktis.
Kini analisis dapat dilakukan langsung di aplikasi Pluang. Pengguna cukup membuka halaman aset dan menekan ikon AI. Insight akan muncul otomatis tanpa perlu mengetik prompt.
Aura AI juga menawarkan cakupan aset yang luas. Pengguna bisa menganalisis saham AS, ETF, hingga crypto populer dalam satu aplikasi. Selain itu, analisis menggabungkan data global dan sentimen lokal yang relevan untuk pasar Indonesia.
Integrasi multi-aset membantu pengguna membandingkan performa portofolio dengan cepat. Investor juga tidak dikenakan biaya tambahan. Semua fitur AI bisa diakses secara gratis.
Director of Marketing and Commercial Pluang, Andreas Agung Hendrawan, menyebut Aura AI dirancang untuk menyajikan informasi secara padat dan akurat.
“Melalui teknologi AI ini, Aura AI membantu menyajikan data keuangan, tren pasar, serta analisis fundamental dan teknikal secara real time. Informasi disajikan ringkas namun tetap akurat agar investor bisa mengambil keputusan dengan lebih cepat dan berbasis data,” ujarnya.
Cara mengakses fitur ini cukup sederhana. Pengguna membuka halaman aset dan menekan ikon AI di bagian atas. Insight lengkap akan muncul setelah beberapa detik.
Pluang menegaskan inovasi ini menjadi bagian dari upaya mempermudah proses trading. Perusahaan ingin membantu investor menghadapi kondisi pasar yang bergerak cepat. Investor tidak lagi perlu mencari data secara manual.
Keamanan juga menjadi perhatian utama. Pluang memastikan seluruh data pengguna dienkripsi dengan standar tinggi. Fitur ini juga mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.
Pluang menyampaikan bahwa Aura AI tidak memberikan rekomendasi beli atau jual. Informasi yang ditampilkan bersifat informatif dan menjadi referensi tambahan. Investor tetap perlu melakukan riset mandiri.
Perusahaan mengingatkan bahwa trading berbasis AI tetap memiliki risiko. Pasar saham dan crypto sangat fluktuatif. Perubahan dapat terjadi akibat berita global dan volatilitas ekstrem.
AI adalah alat bantu, bukan penentu keputusan akhir. Investor perlu memahami strategi pribadi dan mengendalikan risiko. Edukasi dan riset mandiri tetap diperlukan.
Pluang didirikan pada 2019 oleh Claudia Kolonas dan Richard Chua. Saat ini platform tersebut melayani lebih dari 12 juta pengguna. Aplikasi ini menyediakan lebih dari 1.000 aset investasi dalam satu aplikasi terpadu.
