5 Teknisi Terbaik Midea Club Wakili Indonesia di Final ASEAN di China
Jakarta, Gatranews.id – Indonesia resmi meloloskan lima teknisi terbaik ke babak final Midea Club ASEAN Flash Installation Tournament 2025 yang akan digelar di China. Mereka terpilih setelah melalui serangkaian seleksi ketat di tujuh kota besar hingga final nasional di Jakarta.
Ajang ini diikuti lebih dari 280 peserta dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Semarang, Yogyakarta, Bali, dan Surabaya. Dari jumlah tersebut, 21 orang melaju ke Final Round pada Minggu, 22 September 2025, untuk memperebutkan 10 posisi nasional.
Hasilnya, lima teknisi terbaik berhasil meraih tiket internasional. Mereka adalah Agung Nugroho, Nanang Eko Setyawan, Tarman, Muhammad Suyono Yatin, dan Edy Umar.
Bukan Sekadar Kompetisi
Menurut Head of Sales Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia, Ighvar Rabbighfirly, ajang ini tidak hanya menjadi wadah adu keterampilan, tetapi juga bentuk apresiasi Midea terhadap teknisi yang menjadi ujung tombak layanan perusahaan.
“Dengan berangkat ke China, para teknisi terbaik ini akan mendapatkan pengalaman berharga sekaligus kesempatan bertanding dengan rekan-rekan dari seluruh Asia Tenggara,” ujar Ighvar dalam keterangan tertulis, Selasa (23/9/2025).
Ia menambahkan, peran teknisi sangat vital karena kualitas pemasangan AC berpengaruh langsung pada efisiensi, daya tahan produk, dan kepuasan pelanggan. Kesalahan instalasi dapat menimbulkan kerusakan unit maupun citra buruk bagi merek.
Selain itu, teknisi juga berperan sebagai brand educator yang kerap menjadi pihak pertama dalam menjelaskan fitur, penggunaan, hingga perawatan produk kepada konsumen.
Hadiah untuk Juara Nasional dan ASEAN
Sebagai bentuk penghargaan, kelima pemenang nasional memperoleh uang tunai hingga Rp4,65 juta serta fasilitas perjalanan ke China untuk mengikuti kompetisi tingkat ASEAN.
Di ajang internasional nanti, para juara ASEAN akan membawa pulang hadiah prestisius:
Juara 1: Rp75 juta + gelar Midea ASEAN Flash Installation Ambassador
Juara 2: Rp30 juta
Juara 3: Rp15 juta
“Hadiah ini menjadi bukti bahwa keterampilan teknisi patut dihargai setinggi-tingginya,” tegas Ighvar.
